Parsial

P

arsial adalah per bagian, lawan dari komprehensip atau menyeluruh. Parsial saya maksudkan bahwa tiap kita, sudah punya bagian masing2. Tak mungkin kita mampu menguasai semua bidang keahlian. Kita bisa lakukan sedikit pekerjaan dengan hasil maksimal, atau pekerjaan kita akan maksimal jika nggak terlalu banyak yang kita kerjakan. Hampir mustahil melakukan banyak pekerjaan dengan hasil yang semuanya maksimal.

Volume dan hasil adalah bejana berhubungan. Ketika salah satu sisi naik, sisi lainnya pasti turun. Satu dua orang mungkin bisa, tapi yang sekian banyak lainnya pasti susah melakukannya.

Petinju nggak lincah memanah, pemanah kedodoran ketika balapan, pembalap nggak luwes senam, pesenam takut gulat, pegulat ndak paham catur, pecatur bingung penilaian dalam tenis, kok penyekorannya 15, 30 dan 40. Knapa tidak 10, 20 dan 30 saja…

Petani kebingungan nyuntik pasien, dokter ndak wasis njahit baju, penjahit nggak pandai memasak, koki kacau ketika harus berakting, artis tak mampu njaring ikan, nelayan kesulitan bikin blog, blogger repot kalau harus nanam padi.

Saya?
Saya nggak bisa tinju, nggak bisa memanah, nggak pandai balapan, nggak luwes senam, takut gulat, tak paham langkah2 catur, nggak bisa memahami knapa penyekoran tenis kok 15-30 dan 40, nggak bisa njahit, nggak bisa masak, nggak bisa akting, nggak bisa nanam padi…

Lalu apa yang saya bisa?
Saya bisa berkata kalau saya nggak bisa. Bersamapun saya belum tentu bisa, apalagi sendirian!

26 thoughts on “Parsial

  1. maka dari itu kita ndak buleh sumbung, krn kittah masih dan selalu memerlukan org lain, wkkwkwkw kalau mati apa y mau jalan sendiri ke kuburan

    [Reply]

  2. pak mar bisa matematika plus pandai berkata-kata ..
    ‘jan kok iso tho pak?
    nek guru sastra sing pinter berkata-kata, itu logis …
    kalau pak mar … top markotop!

    [Reply]

  3. saya seneng endingnya itu lo….
    bersama aja belum tentu bisa, apalagi sendiri2….
    maksudnya, pas ngerjain soal UNAS atau ngerjain soal negara? (lmao)

    [Reply]

  4. Rawe-rawe rantas, malang-malang putung.

    **ringan sama dijinjing, berat..pikul sendiri… wakakak*

    [Reply]

  5. sugeng sonten pak,…,
    salam kenal nggih…
    tukeran links yuk…
    (ngelirik Joell Tukang Nggunem)

    (lmao)

    [Reply]

  6. Pingback: metaMARSphose » KPK, PKK dan KKP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *