PDAJ

PDAJ !
Meski hanya empat huruf yaitu P, D, A dan J tapi kalau ngebacanya dieja akan kita temukan sebuah kalimat motivasi.

Pédé Ajé!
Begitu orang Jakarta bilang. Dalam banyak hal kita perlu rasa itu, rasa PD alias percaya diri. Rasa kurang PD memang bisa menghampiri siapa saja, kapan saja dan dimana saja, tapi kalau tidak kita lawan justru akan semakin berkembang dan bisa menghambat langkah selanjutnya.

Salah satu penyebab hilangnya rasa PD adalah kritik. Banyak orang yang tak tahan terhadap hal satu itu, padahal yang namanya kritik pasti ada selama kita masih berinteraksi dengan sekitar. Jangan pernah berharap apa yang kita lakukan terbebas dari kritik kecuali kalau kita ada diruang hampa.

Mari kita berlatih menerima kritik, mari kita PDAJ

34 thoughts on “PDAJ

  1. Betul banget pak Mars
    Jadikan kritik penyemangat kita …
    memang jujur pada awalnya ini bisa menyurutkan langkah kita …
    namun demikian dengan berjalannya waktu … kita jadi bisa lebih dewasa dalam menyikapinya

    salam saya Pak Mars


    Saya sendiri juga masih sering hilang rasa PD manakala dapat kritik Om…
    Makasih salamnya

    [Reply]

  2. Justru kritik ituh jadi pemacu dan bahan evaluasi kita untuk semakin PDAJ, bukan begitu ya, Pak?


    Iya Mbak…
    Makasih atas kunjungan Mbak Helda kemari

    [Reply]

  3. Yup, jadi orang emang harus pede mas.
    Asal jangan kepedean juga sih, bisa2 gede kepala jadinya 😀
    Soal kritik, selama kritik itu membangun ya why not.
    Jadiin aja sebagai bahan koreksi buat diri kita 🙂


    Semoga kita terhindar dari ke’PD’an…

    [Reply]

  4. Sudah sepantasnya arahan dari yang lebih tua dapat di gugu dan ditiru (asal positf). Hadir kembali dalam nuansa di tahun yang baru Pak.

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah’s Blog


    Ini bukan arahan kok Pak… 😀

    [Reply]

  5. PDAJ?
    hmm pede ga yaaaa 😛
    yg ga pede berarti tidak siap menuai kritikan? *geje*


    PDAJ lah…

    [Reply]

  6. hehe, kadang saya minder lhooo mas kalau terlalu banyak dikritik

    eh engga ding, biasanya saya marah marah dan tertantang membuktikan diri


    Saya kadang juga marah tapi nggak saya perlihatkan

    [Reply]

  7. PDAJ nanti jadi CJDW, lain dari yang lain, dan sanggup menerima kritikan 😀
    salam


    Xixixixi…
    CJDW = luwar biyasa

    [Reply]

  8. Saleum,
    Kritik adalah vitamin….
    semoga bisa semakin menguatkan.
    saleum dmilano


    Makin banyak kritik, makin bervitamin

    [Reply]

  9. kalo saya dikritik sante aje… terima kasih atas kritiknya… hehehehe


    Saya juga malah senang kalau menerima kritik, nggak usah mbayar sudah ada yg ngasih masukan

    [Reply]

  10. Negara kita memang negara kritikus, Pak Mars. Jadi, PeDeAJe-lah…. 🙂


    Dan kritikus itu justru biasanya malah yg nggak PD…

    [Reply]

  11. Betul sekali pak Mars, PDAJ yakin aja dengan diri sendiri, modal awal kesuksesan berikutnya.. semakin kita bisa melewati berbagai kritik itu dengan bijak pasti PDAJ itu makin terasah…


    Paling tepat emang yakin dengan diri sendiri Mas

    [Reply]

  12. betul sekali Pak Mar, kita berbuat benar aja banyak yang kritik apalagi berbuat salah. makanya pede aja lagi….


    Mari bersama2 PDAJ

    [Reply]

  13. PDJ waktu bikin posting yg penting sambil latihan nulis bagus dan kreatif, hihihi


    yang penting terus nulis dan nulis

    [Reply]

  14. PDAJ apa Temennya PDAM ya pak??
    hehehhe,,,, pokoknya PD Aje Lah Yeee,,,
    gak PD kelaut Aje,, 🙂

    *kalo saya malah sering KePDan pak..


    Ke”PD”an masih lebih baik daripada ke”gede”an Mbak…

    [Reply]

  15. Saya heran, Pak Mars ko’ PDAJ terus2an nulis singkat,….
    Tapi berisi ko’ Pak, ngga ngasal 😀


    Bisanya nulis pendek2 Mas

    [Reply]

  16. Sun Tzu bilang ” Semua pujian saya masukkan ke keranjang sampah, tetapi semua kritikan saya masukkan kedalam bejana emas”
    Kritik itu kayak pil kina, pahit tapi menyehatkan.

    Salam hangat dari Surabaya


    Setuju 100% Dhe…

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *