Home > Realita > Pernyataan Standar

Pernyataan Standar

March 22nd, 2013 Leave a comment Go to comments

Meski bukan pengamat dan jarang nonton TV, tapi saya sempat mencatat beberapa statement yang sering diucapkan oleh beberapa tokoh saat memberikan keterangan pers. Pernyataan sang tokoh ini amat membosankan bagi saya dan saya menyebutnya dengan pernyataan standar.

Berikut pernyataan standar yang saya maksud itu.
Yang ini biasanya dilontarkan oleh Calon Gubernur yang baru saja memperoleh suara tertinggi hasil perhitungan cepat atau quickcount. Misalnya di Sumatra Tengah (bukan propinsi sebenarnya).

Ini bukan hanya kemenangan kami tapi kemenangan seluruh rakyat Sumatra Tengah.

Ini jelas basa-basi belaka dan penuh kebohongan, karena semua tau bahwa dalam pilkada itu ada yang menang dan ada yang kalah. Jadi tak mungkin kalau seluruh rakyat merasa menang.

Pernyataan standar berikutnya diucapkan oleh pejabat yang diduga tersangkut masalah hukum. Saat memberikan keterangan pers usai diperiksa, dia suka bilang begini

Sebagai warga negara yang baik saya hadir memenuhi panggilan.

Pernyataan ini juga sarat dengan basa-basi, karena kalau dia warga negara yang baik tak mungkin tersangkut masalah hukum. Dan yang namanya warga negara yang baik itu tak pernah mengklaim kalau dirinya orang baik.

Nah kalau yang terakhir ini sebagai bonus saja. Ini bukan statement tapi salam paling aneh, biasanya juga disampaikan oleh pejabat. Begini bunyi salamnya

Salam sejahtera untuk kita semua

Kata “kita” mengandung arti bahwa pihak yang bicara termasuk di dalamnya. Itu artinya selain memberi salam untuk yang hadir, dia juga menyalami dirinya sendiri. Inilah jeruk minum jeruk. Kalau memang pengin sekali mengucapkan salam itu, harusnya dia bilang

Salam sejahtera untuk Anda semua

Itu baru pejabat cerdas namanya. Sayangnya, pejabat yang seperti itu belum pernah ada

~ Grazie ~
Categories: Realita
  1. March 22nd, 2013 at 16:38 | #1

    Kemenangan kami adalah kemenangan rakyat berarti semua yang dilakukan tentunya harus berpihak rakyat dong jika dilihat dari pernyataannya.


    Beberapa calon gubernur yang merasa menang rata2 komentarnya begitu Mas

    [Reply]

  2. March 22nd, 2013 at 16:49 | #2

    dan hadirin pun nyletuk, “Kita? aku aja kali..lo kagak!”


    Hadirinnya nggak ada yg nyeletuk karena ngantuk

    [Reply]

  3. March 22nd, 2013 at 17:59 | #3

    pejabat yang membaca postingan ini menyatakan: nice info gan!


    Terimakasih banyak atas informasinya. Infonya sangat bermanfaat sekali.

    [Reply]

    Oyen Reply:

    nek gak yo ‘laik dis’ ngunu :P


    Njempol kiye :D

    [Reply]

    nh18 Reply:

    plus kata-kata …
    “… kunjungi balik yaaaa …”
    :)


    Lalu saya balas: “Segera ke TKP” :D

    [Reply]

    heri Reply:

    nice info gan! (walau pejabat di RT :D)


    RT Blogger… :D

    [Reply]

  4. March 22nd, 2013 at 20:44 | #4

    komenku kali ini standar banget..
    drpd diprotes mbahKung, jadi mending gak usah aja.


    Bukan diprotes tapi dikritisi :D

    [Reply]

  5. March 22nd, 2013 at 21:35 | #5

    Mngkin pejabat yg menyampaikan salam spt itu, pelajaran bahasa Indonesianya dpt nilai 5 pak, jadi Ъќ bisa membedakan “kita” dan “anda” (.̮)‎​​ђёéђё …#perlu ujian bahasa indonesia utk menjadi pejabat (.̮)‎​​ђёéђё


    Biasanya cuma ikut2an saja Mas.
    Ikut2an pejabat di atasnya

    [Reply]

  6. March 22nd, 2013 at 21:39 | #6

    dan pernyataan itu seringkali disusul dengan pertanyaan
    standar saja pak…


    Serba pas2an Mas

    [Reply]

  7. March 22nd, 2013 at 22:12 | #7

    sama spt mana ada maling yg ngaku ya pak ? hihihihi :P


    Ngakunya setelah diputus pengadilan Mbak

    [Reply]

  8. March 23rd, 2013 at 05:53 | #8

    Kalimat yang klise ya Pak :D


    Kehabisan kata2 Mbak :D

    [Reply]

  9. March 23rd, 2013 at 08:14 | #9

    itu mah udah basi ya pak… :D

    salam hangat
    zwan


    Basi dan basa-basi :D

    [Reply]

  10. March 23rd, 2013 at 09:53 | #10

    2014 ajang buat revolusi pejabat baru yg harus antri korupsi #eh anti maksudnya


    Salah satu tujuannya menjabat ya memang untuk itu Mas

    [Reply]

  11. arif
    March 23rd, 2013 at 10:07 | #11

    pernyataan standar alias normatif ya pak :D


    Sesuatu yg normatif biasanya nggak asyik

    [Reply]

  12. March 23rd, 2013 at 11:13 | #12

    pejabat emang harus bisa basa basi yng sebenarnya basi beneran og pak


    Tujune awake ndewe dudu pejabat yo Mas

    [Reply]

  13. March 23rd, 2013 at 11:48 | #13

    Saat baru menang pidatonya sudang kosong mlompong seperti “Ini bukan hanya kemenangan kami tapi kemenangan seluruh rakyat…” maka tak heran saatnya pidato sungguhan, teks pidatonya dibuatkan oleh ghost writer, dan ahok pun mencak mencak karena untuk bayar ghost writer sampek 2 miliar setahun….
    Kopasus mana kopasus… :D


    Kopasusnya lagi di Sleman :D

    [Reply]

  14. March 23rd, 2013 at 12:07 | #14

    Kalo “Salam sejahtera untuk kita semua” menurut saya malah bener, Pak. Salam itu kan mendoakan biar selamat. Mosok cuma mendoakan orang lain tapi diri sendiri nggak didoain.


    Kalau tujuannya untuk semua ya malah nggak usah pakai kita, karena kalau kitapun masih ada yang belum disebutkan Mbak :D
    Yang di luar kita ada banyak sekali lho.
    Mereka adalah yang tidak hadir di situ.
    Mosok cuma mendoakan yang hadir dowang :D

    [Reply]

  15. whiz
    March 23rd, 2013 at 12:30 | #15

    Salam sejahtera untuk Pak Mars dan keluarga :)


    Salam Sejahtera kembali

    [Reply]

  16. March 23rd, 2013 at 15:25 | #16

    Bakalan keluar SPI (Standar Pernyataan Indonesia) menemani SNI produk dan kinerja ya Pak. Salam


    Tapi kalau semua distandarkan malah nggak menarik Bu :D

    [Reply]

  17. March 23rd, 2013 at 16:36 | #17

    Berpura-pura dalam bahasa kan sering disebut kode etik Pak Mars. Kode etik standar, yang dilakukan orang agar tak ada masalah akibat ucapannya. Bisa juga untuk menarik simpati..Tapi yah karena kurang kreatif dalam memilih kalimat, jadinya standar dan klise ;)


    Kode etik memang amat standar ya Bu.
    Untuk lembaga atau institusi tertentu ada yg menerapkan kode etik secara ketat sehingga tiap kali beri pernyataan isinya datar2 saja

    [Reply]

  18. March 23rd, 2013 at 23:34 | #18

    komentar saya ini pasti komentar standar


    Komentar yg mana? :D

    [Reply]

  19. March 23rd, 2013 at 23:52 | #19

    Pernyataan standar yang biasanya hanya basa-basi politik saja


    Pernyataan politis biasanya nggak menarik ya Mas

    [Reply]

  20. March 24th, 2013 at 06:52 | #20

    ada juga yang sering bilang ngeri ngeri sedap


    Itu Sutan Batugana Mas :D

    [Reply]

  21. March 24th, 2013 at 11:21 | #21

    ha ha ha.. nemu aja hal yang tidak ditemukan orang lain, Pak Mars..


    Sengaja nyari2 yang sering kepikiran Mbak :D

    [Reply]

  22. March 24th, 2013 at 12:02 | #22

    maksudnya yang salam sejahtera untuk kisa semua, pejabatnya gak mau kalah yaa… tetep aja mau kebagian.. gak mau ketinggalan gitu


    Mereka was2 karena yang mendoakan pejabat itu nggak banyak… :D

    [Reply]

  23. March 24th, 2013 at 12:05 | #23

    makanya pak mars mencalonkan dong kan nanti ada tuh :)
    iyah yang salam itu,kita?? lah aku ga ikutan jeeh .. :D


    Saya nggak bisa jadi pejabat karena nggak bisa beri salam seperti itu Mbak :D

    [Reply]

  24. March 24th, 2013 at 12:19 | #24

    “Saya prihatin” juga pernyataan standar pak :D


    Memang ada banyak contoh Mas.
    Seperti “Masih dalam penyelidikan”, “Kita hormati proses peradilan” dll.
    Padahal ada peradilan yg nggak adil

    [Reply]

  25. March 25th, 2013 at 12:23 | #25

    Dan pernyataan itu sungguh memuakkan ya, Om :(

    Tak tambahin Om, ini kasus perceraian artis: “Yah gimana lagi, itu sudah kehendak yang di atas….”.
    Di atas kuwi sopo atau opo? Genteng? Mbulan? Bintang? Awan? Kok njuk nyalah-nyalahke yang di atas. Njelehi to?

    (hayah, malah ngomel di sini :P )


    Yang di atas itu Pak RT…
    Artis itu kan tinggal di rumah susun.
    Dan yg tingkat paling atas adalah rumahnya Pak RT

    [Reply]

  26. March 26th, 2013 at 02:26 | #26

    Berkomentar standar ah, “gile bener, menarik banget nih gan… ”

    Salam sejahtera untuk anda semua :p


    Menarik tapi belum banget Bro :D

    [Reply]

  27. March 30th, 2013 at 14:47 | #27

    HAHAHAHAHA… sangat setuju. Dan saya sangat membenci basa basi. Seandainya basa basi itu bisa diganti buah buahan atau sego thiwul, wah akan ada manfaatnya buat perut..


    sega tiwul vector tambah top, ra biso pecah

    [Reply]

  28. Mas Tejo
    April 10th, 2013 at 16:32 | #28

    saya sungguh prihatin…

    Saya juga

    [Reply]

  1. No trackbacks yet.

Current month ye@r day *

silakan buka katalog untuk melihat postingan lainnya
~ terima kasih ~