Pertamax

Y

a, inilah tulisan pertama yang mengawali langkah berikutnya dan berikutnya. Belum bermakna, belum ada apa-apanya, tapi inilah tonggak sejarah yang sekecil apapun tapi tetap saya catat.
Di kesempatan membuka tahun baru ini, ijinkan saya yang walau dari segi usia sudah tua tapi belum banyak pengalaman di jagad maya ini mengungkapkan rasa terima kasih yang tak ternilai kepada semua, terutama :
Istriku tercinta, yang rela menyisihkan uang belanjanya untuk bayar koneksi internet untukku dan kedua anakku yang walaupun tak pernah semanak kooperatif tiap aku bertanya tentang komputer, tapi bagaimanapun kamu adalah darah dagingku.

Semua sahabat yang luangkan waktunya untuk menengok blogku, meninggalkan jejak ditiap tulisanku, menyemangati dan mensuportku, yang luangkan waktu untuk jadi tutor setiaku, sejak aku tak bisa apa-apa sampai seperti aku yang sekarang ini.

Seseorang yang telah memberiku fasilitas hingga terlahirnya blog ini

Pepatah yang mengatakan ‘silaturahmi datangkan rejeki’ benar adanya.
Saya tak pernah menyangka apabila selama setahun terakhir sejak saya mengenal blog, banyak hal yang saya dapatkan. Ilmu, sahabat yang baik, dukungan, nasehat dan apapun bentuknya, yang membuatku seakan tidak merasa tua lagi. Banyak panggilan yang diberikan oleh sahabat kepadaku, ada yang memanggil Pak Dhe, Om, Mbah, Pak Guru dll yang semuanya menyenangkan bagiku. Aku merasa punya makna, aku merasa dihargai dan aku merasa punya arti.

Terima kasih sahabatku, saudara2ku, adik2ku, anak2ku…
Kini aku tak merasa tua lagi, kini aku merasa berjiwa muda lagi, kini aku merasa diakui di komunitas baru.
Semoga ini sampai nanti…

52 thoughts on “Pertamax

  1. Pingback: metaMARSphose » Tiga Tahun Koepoe Biroe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *