Home > Realita > Rawa Pening, Hilang Rawanya Tinggal Peningnya

Rawa Pening, Hilang Rawanya Tinggal Peningnya

April 28th, 2010 Leave a comment Go to comments

Rawa Pening adalah salah satu tempat wisata di Kabupaten Semarang yang mencakup beberapa Kecamatan seperti Ambarawa, Bawen, Tuntang dan Banyubiru. Rawa Pening dikelilingi oleh 3 gunung yaitu Merbabu, Telomoyo, dan Gunung Ungaran.

Salah satu ancaman kelestarian rawa ini adalah pendangkalan yang terus menerus dan hampir seluruh permukaannya tertutup eceng gondok. Usaha untuk mengatasinya kurang berhasil karena populasi tumbuhan ini sangat tinggi.

Beberapa kali saya datang ke rawa ini dan merasakan betapa pendangkalan itu sangat tampak jelas bertambah dari waktu ke waktu. Yang jadi pertanyaan adalah, akankah suatu ketika Rawa Pening hilang rawanya tinggal peningnya?

~ Grazie ~
Categories: Realita
  1. oyen
    April 28th, 2010 at 13:25 | #1

    suwe-suwe eceng gondoke tekan solotigo trus merembet nang Kendal :)

    [Reply]

    oyen Reply:

    sing numpak perahu iku njenengan po dudu Pak’e? :D

    [Reply]

    oyen Reply:

    nek dolan rowo pening maneh ojo lali mampir solotigo, aku dikenalno karo juragan enting-enting…yoooo :D

    [Reply]

    Mars Reply:

    Dudu Enting2 Gepuk, tapi Entung2 Gepik… :D

  2. April 28th, 2010 at 13:35 | #2

    semoga tidak akan hilang mas, mari kita lestarikan rawa kita :)

    kalau peningnya.. jangan hilang juga, nanti bukan rawa pening lagi, tinggal rawa

    [Reply]

    Mars Reply:

    Iya Mbak…
    Rawanya makin dangkal saja

    [Reply]

  3. April 28th, 2010 at 15:25 | #3

    Salam Takzim
    Hampir mirip dengan daerah ancol pak, semakin dangkal dengan sampah
    Semoga tidak bikin pening para pengunjung ya pak
    Salam Takzim Batavusqu

    [Reply]

  4. April 28th, 2010 at 15:26 | #4

    berkunjung nih…belum pernah ke rawa pening…hanya lewat saja …..

    [Reply]

  5. April 28th, 2010 at 15:46 | #5

    waLah, padahaL durung pernah rono, lha kok wis meh iLang… :D

    [Reply]

  6. achmad sholeh
    April 28th, 2010 at 16:29 | #6

    kayaknya kalau pendangkalan itu tida diatasi, mungkin sekian tahun lagi tinggal ceritanya saja pak bahwa disitu pernah ada rawa pening

    [Reply]

  7. isnuansa
    April 28th, 2010 at 19:17 | #7

    Weladalah, pendangkalan itu karena apa Pak? Sampahkah?

    Kalo eceng gondok, bukannya bisa dimanfaatkan buat kerajinan ya?

    [Reply]

  8. munawar am
    April 28th, 2010 at 22:24 | #8

    foto itu pernah saya lihat di media cetak;
    rawa itu memang tempat yang basah, tapi semakin banyak yang tahu bahwa basahnya itu tidak menghilangkan peningnya. lain ungkapan, ada dan masih terus terjadi pembiaran dan pembiaran yang disengaja sehingga rawa pening menjadi tumpukan enceng gondok…. jadi, kelak akan berubah menjadi rawa pening akibat gondok :)

    [Reply]

  9. Blogger Terpanas
    April 29th, 2010 at 03:24 | #9

    rumah saya dekat dengan rawa pening, saya juga turut prihatin dengan pendangkalan yang terjadi di rawa pening. kami dulu biasanya bisa berperahu dengan nyaman. sekarang karena pendangklan yang terjadi. menjadikanya tidak asyik lagi

    [Reply]

  10. April 29th, 2010 at 06:03 | #10

    Semoga jangan sampai hilang Pak Guru,
    juga peningnya jangan ikut2an , nanti malah nyari aspirin tho Pak :)
    salam

    [Reply]

  11. guskar
    April 29th, 2010 at 07:26 | #11

    lebaran 2 thn lalu, saya mampir main di rawa pening. mmg kondisinya memprihatinkan. [ternyata mpe skrg masih bikin pening ya pak :( ]
    sangat beda ketika piknik ke sana waktu SD dulu. saya terkenang dengan rawa pening krn tempat itu sebagai latar belakang cerita keris nagasasra & sabuk inten karya sh mintarja

    [Reply]

  12. arisnb
    April 29th, 2010 at 07:34 | #12

    emm .. baru denger ada nama rawa pening

    [Reply]

  13. MasEDI Belajar Ngeblog
    April 29th, 2010 at 07:54 | #13

    :D

    kayaknya itu bs kejadian Pak, klo gak cpt2 diatasi…

    [Reply]

  14. adin
    April 29th, 2010 at 09:41 | #14

    pernah hampir ke rawa pening, tapi belum sampe sana saya dah pening duluan, lha wong di Ambarawa salah satu anggota rombongan motor kami ada yang kena tilang, eh, 2 motor ding, yang satu karena ngelanggar marka tanpa sengaja (kebiasaan buruk di Jogja), yang satunya lagi karena lempunya dikasi item-item itu lho,hehehe….batal deh…jadi ilang mood-nya…

    [Reply]

  15. nakjaDimande
    April 29th, 2010 at 11:55 | #15

    aku baru tau pak, klo Pening bahasa palembang itu artinya gila.. kasian banget rawanya.

    [Reply]

  16. Blog Ijo
    April 29th, 2010 at 13:09 | #16

    udah pening oak sekarang..

    [Reply]

  17. BlogCamp
    April 29th, 2010 at 14:53 | #17

    Rawa Pening itu kisah sinaga mencari bokapnya ya mas ??
    Yang bolak-balik methungul trus jadi bleng di Purwodadi itu kan ..kalau nggak salah.

    [Reply]

  18. April 29th, 2010 at 16:49 | #18

    Bukan hal yang mustahil rawa pening akan menyisakan peningnya Mas, didaerah saya ada beberapa danau yang saat ini berubah menjadi daratan karena kegiatan penambangan emas liar.

    [Reply]

  19. April 30th, 2010 at 05:34 | #19

    Rawa pening bikin pening, airnya g bening karena ketutup eceng gondok yang menguning.

    [Reply]

  20. yayat38
    April 30th, 2010 at 07:54 | #20

    Saya pernah ke rawa ini pak sekitar 15 tahun yang lalu. Terlihat masih luas.
    Sebagaimana mas Aldy bilang mungkin bisa saja itu terjadi ..
    Trims Pak :)

    [Reply]

  21. December 29th, 2010 at 11:39 | #21

    biarin aja tuh rawanya?ntar jadi daratan/buat lapangan sepakbola aja.LSM dak niat tuh dari dulu.kalo niat satu bulan dah selesai.cuma mikir penghasilan.dak mikir masa depan.ntar anak cucunya hanya dengar kenangan rawanya aja.LESTARIKAN LINGKUNGAN DEMI MASA DEPAN ANAK CUCU KITA.nih ku juga orang rawa pening.


    Sekarang penuh encenggondok Mas…

    [Reply]

  1. April 28th, 2010 at 14:52 | #1
  2. April 29th, 2010 at 22:15 | #2
  3. May 14th, 2011 at 17:40 | #3

Current month ye@r day *

silakan buka katalog untuk melihat postingan lainnya
~ terima kasih ~