Home > Realita > Reaksi Cepat

Reaksi Cepat

January 25th, 2012 Leave a comment Go to comments

Untuk urusan galak dan keras pada anak, istri saya lebih super ketimbang saya. Jika anak berbuat sesuatu yang sekiranya nggak pas, istri langsung bereaksi dengan rumus standar yaitu “ngomel”, sementara buat saya apa yang dilakukan anak masih dalam ambang batas kewajaran.

Tapi dalam hal sebaliknya, jika melihat anak dalam kesulitan atau ada masalah, reaksi istri saya juga cepat tanggap bahkan kadang sampai nangis segala. Anehnya jika saya yang mengalami hal serupa, reaksi istri saya adem ayem biasa saja dan terasa kurang mantap

Apakah saya yang kelewat perasa atau itu adalah naluri seorang ibu yang juga sifat dasar wanita pada umumnya atau sekedar sifat personal. Saya nggak tau karena saya bukan wanita

Saya hanya bisa merasakan bahwa perhatian ibu terhadap anak jauh lebih besar dari perhatian istri terhadap suami. Ada yang punya pendapat atau pengalaman tentang hal ini?

Lama2 tema blog ini kok monoton. Kalau nggak ngomongin html ya ngomongin istri
Tapi biarlah, daripada ngomongin istri orang malah berabe dan bisa disomasi…

~ Grazie ~
Categories: Realita
  1. nique
    January 25th, 2012 at 08:46 | #1

    reaksi cepat… ngetek tempat duduk dulu baru terusin baca hehehe


    Nggak usah ngantri, Ni kan sudah saya siapkan kursi sendiri :D

    [Reply]

    nique Reply:

    hahahaha nyadar ya pak, makanya sekali2 posting tentang xenia maut ato apalah yang lagi booming xixixi *racun*

    btw, iya sih, ngaku, saya lebih ngurusin ponakan daripada suami :P
    gemana yah, udah naluri sih hihi
    jadi yaaa terima nasib ok hahahaha


    Ini nggak kasih respon yang menyejukkan tapi kok malah mentertawakan…

    [Reply]

  2. January 25th, 2012 at 08:51 | #2

    kesindir nih pak saya hihihi. posting html gak apa2 pak itung2 saya belajar, suka sekali malah


    Berarti kayaknya memang sudah naluri wanita kayaknya ya Mbak…

    [Reply]

  3. January 25th, 2012 at 10:39 | #3

    macam obat aja si pakdhe om ini
    kalo saya reaksinya cepat dua2nya #penting


    Kayaknya emang penting… :D

    [Reply]

  4. January 25th, 2012 at 10:51 | #4

    Anak adalah buah hati bunda kang.
    Secara tidak langsung ada keterikatan batin antara anak dan ibunya. :)


    Kayaknya sudah kodrat & naluri ya Mas

    [Reply]

  5. Imelda
    January 25th, 2012 at 11:01 | #5

    kalau di Jepang ada ungkapan begini. Anak adalah darah daging ibu, sedangkan suami tak ada ikatan darah= orang lain! hehehe
    Dan… itu memang benar sih


    Kalau Bu eM yg menjelaskan saya percaya :D

    [Reply]

  6. January 25th, 2012 at 11:10 | #6

    kulo nggih mboten ngertos Pak


    Berarti sami kulo Mas

    [Reply]

  7. January 25th, 2012 at 11:13 | #7

    Saya justru ngakak membaca pengakuan terakhir … cerita berkisar antara HTML dan ISTRI …
    yo ora popo to Pak Mars …

    Menjawab pertanyaan pak Mars …
    Sepertinya ini berlaku juga di keluarga saya Pak … (qiqiqiqiqi)

    salam saya


    Jangan2 ini nasib yang anaknya lelaki semua ya Om…
    Toss :D

    [Reply]

  8. January 25th, 2012 at 11:26 | #8

    hahahaha…. ini kan masih momen istri. selama puisi anti biasa belum berakhir… :D


    Takut kalau yg baca bosan Mas

    [Reply]

  9. dmilano
    January 25th, 2012 at 11:36 | #9

    Saleum,
    ah saya masih belum bosan kok pak….
    nyimak dulu tulisan HTML, soalnya belum baca


    Makasih Mas

    [Reply]

  10. January 25th, 2012 at 11:52 | #10

    Wah gimana ya, Saya belum punya anak. Masih jadi calon Bapak, karena istri baru hamil 2 bulan jalan. Mungkin beberapa tahun lagi Saya akan diduakan ama Anak saya kali ya Pak. Hehehe


    Mungkin seperti itu

    [Reply]

  11. January 25th, 2012 at 11:56 | #11

    Mungkin karena nda ada istilah mantan anak kalii. Adanya mantan anak smp. :-)


    Mungkin juga

    [Reply]

  12. chocoVanilla
    January 25th, 2012 at 13:00 | #12

    Mmm…mmm…ehhh…gimana ya? Nek kalo anak itu kan lom bisa ngurus diri sendiri. Lha nek suwami kan dah mandiri, Pak’e. Bisa maem sendiri, mandi sendiri, mosok iya to masih minta disuapin :P

    (emak-emak yang sedang membela diri)


    Lha anak saya sudah besar lho Mbak…
    Yang bungsu sudah mahasiswa

    [Reply]

    chocoVanilla Reply:

    Umm…ehh….gimana ya, Pak, kalo buat seorang emak, anak itu tetep anak-anak, biarpun kelak dah punya anak sendiri :oops:


    Tapi bener juga Mbak…
    Anak saya meski sudah mahasiswa, kalau mau makan kadang masih harus diambilkan nasi dan kalau capek sehabis kuliah masih suka minta dielus ibuknya.
    Sebaliknya dia juga rajin memotong kuku kaki ibuknya meskipun kadang belum panjang

    [Reply]

    chocoVanilla Reply:

    Tuh kaaan…. hubungan ibu dan anak itu sederhana sekaligus rumit, Pak’e, tak bisa dikalahkan dengan hubungan suami istri… lho? Hehehehehe…..


    Iya Mbak, saya perhatikan :D

    [Reply]

  13. universitas terbaik
    January 25th, 2012 at 13:43 | #13

    biasanya wanita lebih sensitif pak, jadi apa yang mereka rasakan ya langsung diungkapkan, hehe


    Mungkin juga…

    [Reply]

  14. January 25th, 2012 at 14:12 | #14

    hihihi…jangan2 begitu juga perasaan suami sy terhadap istrinya yach…..iya sech saya lebih memperhatikan anak dripada suami…bahkan suami mo nyari kaos dalam aja susah krna blm aku setrika hihihi……


    Nah ini dia…
    Saya termasuk anggota PKDTD (Pemakai Kaos Dalam Tanpa Disetrika) :D

    [Reply]

  15. January 25th, 2012 at 14:40 | #15

    Ah, itulah ciri khas seorang ibu…
    Itulah yang membedakan ibu dari seorang ayah… :cry:


    Mungkin begitu Mas Asop

    [Reply]

  16. Sriyono Semarang
    January 25th, 2012 at 14:51 | #16

    hhh…
    sudah lama pak Mars nggak nulis tentang cara mendapatkan banyak uang dari internet pak… :D


    Yg buat nyari dolar di blog lain Mas, disini nggo santai wae

    [Reply]

  17. Abi Sabila Lagi
    January 25th, 2012 at 15:10 | #17

    Yang saya rasakan ( dan sempat saya komplain dulu kepada bapak/ibu ) perhatian seorang kakek/nenek lebih besar kepada cucunya dibanding perhatian mereka kepada saya ( anaknya ).


    Ini juga bener sekali…
    Simbah saya sampai pernah bertengkar dengan Bapak Ibuk saya hanya gara2 Simbah saya merasa kalau Bapak Ibuk saya terlalu keras terhadap saya

    [Reply]

  18. January 25th, 2012 at 15:21 | #18

    Harusnya memang begitu pak Mars, lebih baik menceritakan istri sendiri daripada istri orang. :D
    #Walaupun monoton, buktinya pengunjung masih segan untuk berkunjung ke sini. :D


    segan? :D

    [Reply]

    danyf5habibi Reply:

    Maksudnya “masih mau untuk berkunjung ke sini”. :D


    Oke

    [Reply]

  19. January 25th, 2012 at 15:29 | #19

    Bener, Pak. Aku juga kayak Bu Mars, lebih care sama anak dibanding suami. :D


    Berarti bener, memang rata2 begitu kayaknya…
    Saya jadi ayem karena banyak temannya :D

    [Reply]

    Achmad Sholeh Reply:

    Tapi hati2 juga lho mbak kalau suami kurang diperhatiin kalau di perhatiin orang lain bisa berabe loh….

    [Reply]

  20. January 25th, 2012 at 15:31 | #20

    Kan nggak papa ngomongin istri sendiri, Pak. Asal nggak ngomongin istrinya anak mertuaku aja. Berabe itu, Pak! :P


    Kalau ngomongin istri sendiri resikonya nggak terlalu berat Mbak :D

    [Reply]

  21. January 25th, 2012 at 15:47 | #21

    Sepertinya itu sudah standard naluri seorang ibu kepada anaknya …. di rumah tangga saya juga hampir seperti itu Pak Mars kejadiannya …. apa mungkin karena wanita/ibu lebih dominan perasaannya dan laki-laki/bapak lebih cenderung ke logikanya, sehingga ketika misalnya anak2 main hujan2an atau sesuatu yg agak mengandung resiko spt manjat pohon maka reaksi ibu pasti lebih heboh dibandingkan dg reaksi bapaknya ….

    Lama2 tema blog ini kok monoton. Kalau nggak ngomongin html ya ngomongin istri
    Tapi biarlah, daripada ngomongin istri orang malah berabe dan bisa disomasi

    Lebih berabe kalau berani mencintai istri orang lain heeee …. jadi yaa lebih baik mencintai istri sendiri heeeee …


    Katanya harus mencintai sesama Mas…

    [Reply]

  22. asepsaiba.web.id
    January 25th, 2012 at 16:05 | #22

    Suka banget sama quote-nya pak Mars… daripada ngomongin istri orang.. hehehe..

    Salam,
    *distunggu kunjungan baliknya… ^_^


    Segera ke TKP Mas…
    Makasih

    [Reply]

  23. January 25th, 2012 at 16:15 | #23

    HAHAHAHAHAH Ini sih ANTI BIASA … kalau dirumah malah suka gantian kadang jadi yang baik kadang jadi yang jahat pak ….


    Tapi jahatnya orang tua pasti buat kebaikan ya Om…

    [Reply]

  24. January 25th, 2012 at 18:02 | #24

    Gak Boleh ngomongin istri sendiri Mas..Pamali :)


    Kalau ngomongin istri rame2 boleh ya Mas :D

    [Reply]

  25. January 25th, 2012 at 18:30 | #25

    kebanyakan istri kayaknya gitu pak.. heheh…


    Iya kayaknya Mbak

    [Reply]

  26. January 25th, 2012 at 19:12 | #26

    wah ibu2 sudah terkenal dengan ngomelnya ya…untung saya bukan ibu…


    Kadang “ngomel” itu dibutuhkan…
    Dunia sepi tanpa ngomel

    [Reply]

  27. January 25th, 2012 at 20:22 | #27

    iya tergantung,,,klo suami punya perhatian lebih jg buat istri,,,pasti cinta dan perhatiannya sama dg yg diberikan ke anak pak…sudahkah para bapak ???


    Kalau saya sudah perhatian

    [Reply]

  28. January 25th, 2012 at 20:32 | #28

    Karena saya sudah dilatih reaksi cepat maka dalam segala hal saya umumnya lebih cepat daripada isteri.
    Tapi kalau di jalan raya isteri saya reaksinya lebih cepat. Becak masih pada jarak 100 meter sudah kasih aba-aba ” Awas becaaaaaaaaak”.
    Ini yang membuat saya “cepat ndongkol”

    Salam hangat dari Surabaya


    Lha kalau PakDhe nyetirnya ngebut, jarak 100 meter itu hanya beberapa detik lho Dhe…

    [Reply]

    Pakde Cholik Reply:

    Saya itu kalau nyetir paling alon sedunia kok mas.
    Kalau ngebut pasti co pilot sudah jerit2


    Co Pilotnya harus diikuti Dhe…

    [Reply]

  29. January 25th, 2012 at 23:27 | #29

    ampun cemburu kalih putrane to Pakdhe… ;)


    Mboten cemburu nanging meri Mbak :D

    [Reply]

  30. arif
    January 26th, 2012 at 05:27 | #30

    belum punya pengalaman serupa :D


    Semoga lekas dapat pengalaman

    [Reply]

  31. yuniarinukti
    January 26th, 2012 at 07:42 | #31

    Bu Mars nya sedang jual mahal kali Pak waktu itu.. haha..


    Kayaknya minta perhatian Mbak…

    [Reply]

  32. January 26th, 2012 at 08:33 | #32

    Pak Mars, saya sudah naik kelas belum? :) sudah saya praktekkan pelajaran keduanya tapi belum diedit semua keburu antar anaak sekolah. ditunggu lagi pelajaran selanjutnya


    Disini semua naik kelas kok Mbak.
    Nggak ada istilah tinggal kelas

    [Reply]

  33. Kade
    January 26th, 2012 at 09:07 | #33

    hehehe… mantaf pak buat referensi. Maklum … bentar lg baru punya istri … :-D


    Semoga segera punya

    [Reply]

  34. January 26th, 2012 at 18:16 | #34

    Lho Pak Mars sedang uji coba speedometer aksi reaksi kah? Salam


    Ini ujicoba alat baru Mbak…
    Sekalian uji emisi :D

    [Reply]

  1. No trackbacks yet.

Current month ye@r day *

silakan buka katalog untuk melihat postingan lainnya
~ terima kasih ~