Rumus ABC

Ini adalah rumus ABC kehidupan yang banyak kita jumpai atau malah mengalami sendiri. Syukuri apa yang ada !

Ada yang begini
Cita2nya A, kuliah jurusan B tapi akhirnya kerja sebagai C. Cita2nya jadi Dokter, kuliah jurusan Teknik Sipil, tapi ujung2nya malah jadi Blogger

Atau begini
Mestinya pengin A, tapi yang ada B. Yang dibeli malah C. Saya pengin dimasakkan gudeg, bahan yang tersedia cuman kacang panjang dan taoge. Akhirnya beli nasi goreng

Asal nggak yang ini
Mengidolakan A, pacaran dengan B tapi nikahnya malah dengan C. Mengidolakan Luna Maya, pacaran dengan Malinda tapi nikahnya malah dengan Nazaruddin

Manusia boleh berencana, tapi pada akhirnya Tuhanlah pengambil keputusannya. Terkadang A, B atau C bukanlah pilihan tapi keniscayaan.

44 thoughts on “Rumus ABC

  1. Manusia boleh berencana, tapi pada akhirnya Tuhanlah pengambil keputusannya

    like this 😀

    [Reply]

  2. kalo cuma ada toge dan kacang panjang, ya nggak bisa dimakan, Pak…
    Mendingan beli nasi goreng, udah kumplit dengan lauknya kaannn :mrgreen:
    Siapa yang bisa menduga ABC itu… 😉

    [Reply]

  3. Banyak orang yang terjerumus dalam lingkarang ABC seperti itu pak. Aku sendiri juga merasakan dan mengalami sedikit fenomena seperti itu, tapi yang penting memang pandai-pandainya kita bersyukur dengan apa yang diberikan oleh NYA. 😉

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    [Reply]

  4. rumusnya sama dengan tiada akar rotan pun jadi, atau penginnya akar dan rotan eh dikasiih lemari. La wis mbuhlah, sg penting nrima ing pandum lan kasab lan ikhtiyar mawon ya pak. He

    [Reply]

  5. Dulu, saat mendaftar sekolah di SMEA, mantap saya memilih program studi perkantoran. Alasannya simpel saja, saya ingin kelak kerja di kantor. Dan Alhamdulillah, sekarang tercapai, meskipun hanya jadi tukang sapu, tapi tukang sapu kantor, bukan tukang sapu jalanan apalagi tukang sapu jagad ( bisa lempoh nyapuni jagad. hehehehhe…)

    [Reply]

  6. Semua itu bukan merupakan suatau ilmu kebetulan kan Pak. Karena bahasa “kebetulan” merupakan suatu bahasa hukum Tuhan yang pasti dan tidak dapat terelakkan.

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah’s Blog

    [Reply]

  7. betul sekali mas, terus jadi manusia jangan suka plin plan, entar bingung sendiri wkwkwkw
    keep posting mas, ditunggu kunjungan baliknya 😀 hehehe

    [Reply]

  8. itulah kehidupan :mrgreen: *berusaha bijak*
    mau dong jadi blogger. apa lagi kayak perezhilton yang cuman ngegosip dapet uang 2 miliar sebulan

    [Reply]

  9. yang penting cita-cita setinggi langit ya pak mars….. tetap semangat meski ngimpiin luna maya ternyata dapetnya melinda 🙂

    [Reply]

  10. Pak Mars, apa kabar? Maaf saya lama nggak sempat mampir. Lagi sibuuk nih … *gaya*

    Tentang postingnya, yang pertama saya banget tuh Pak. Cita-cita sekarang jadi blogger saja, tapi kok ya belum bisa pensiun, masih harus nunggu 15 tahun lagi … hiks! 🙁

    Nah, kalau yang ketiga, itu membingungkan. Itu tokohnya laki apa perempuan yak? 🙄

    [Reply]

  11. ilmu matematikanya pak Mars memang luar biasa….
    Saya jadi malu membaca tulisan ini… karena terkadang saya sering menyalahkan ketetapan Nya

    [Reply]

  12. Bicara tentang ABC, jadi teringat dengan lagunya Gruvi. Paragraph yang ke-3, ada sedikit kejanggalan. Padahal pertamanya ngefans sama Luna Maya, tapi akhir-akhirnya malah nikah dengan si Nazarrudin. Hahahaha, 🙂 (mantaplah pak pokoknya).

    [Reply]

  13. Pengin jadi Pengusaha pak, kuliah teknik mesin, sementara entok entokke jadi blogger pak, sebentar lagi di bank lagi pak kliatannya, jadi PNS, Pegawai Negeri Singapura…. semoga tahun tahun depan lah pak bisa jadi pengusahanya… 😀

    [Reply]

  14. saya banget tuh 😀
    pacaran sama A, pengen nikah sama si F, eh kok malah suaminya AM 😛
    Untung bukan Nazaruddin hihii

    [Reply]

  15. Saya ingin jadi guru, masuk STM, jadi serdadu juga.
    Begitulah lelakon ya mas.
    Alhamdulillah.
    Kirain tugas luar, ternyata update tho.
    Mbok tindak2 ke Surabaya mas.

    Salam hangat dari Surabaya

    [Reply]

  16. Manusia berencana, Tuhan menentukan. Akan tetapi, Pak Dhe, di dalam hidup ini kita kan yang menentukan pilihan? Jadi bagaimana dong…?

    [Reply]

  17. Benar sekali sobat.
    kita boleh berencana. tp hrs siap mereripa keputusan dr yg maha kuasa. karna keputusan semuanya ada ditangan Allah

    [Reply]

  18. Pingback: sripurwantono.web.id | Menjemput Takdir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *