Rupiah… Ah… Ah…

Salah satu kebutuhan pokok yang harus dimiliki oleh setiap manusia adalah benda bernama uang, dan sebagai orang Indonesia yang tinggal di Indonesia pastinya tak ada lain selain rupiah. Hanya sebagian orang yang punya simpanan dolar atau mata uang negara lain.

Yang miris adalah sejuta rupiah jika dibarter dengan Dolar Amerika cuma dapat 90 sekian, dengan Euro dapat 70 sekian. Bahkan dengan Naira Nigeriapun cuma dapat 15 ribu sekian.

Rupiah… ah… ah…

Tetapi mau bagaimana lagi. Suka atau tidak suka, kita harus cinta rupiah. Meski mencarinya susah, meski nilai tukarnya rendah, tapi rupiahlah mata uang resmi yang sah dan diakui pemerintah.

Kita hidup dan mencari uang di Indonesia, bukan di Amerika, bukan di Eropa dan bukan pula di Nigeria.

Sebagai pembanding, sejuta rupiah kita hanya senilai dengan 364 riyal Arab, 753 dolar Hongkong, 4.243 peso Pilipina, 3.032 baht Thailand, 5.960 rupee India, 7.827 dinar Aljazair, 9.468 yen Jepang, 594 yuan Cina dan kalau ditukar poundsterling Inggris malah cuma dapat 62.

KEEP CALM AND RUPIAH

Bagi yang pengin nukar uangnya dengan mata uang negara lain, silakan gunakan kalkulator konversi di atas. Masukkan nilai nominalnya lalu pilih mata uang yang diinginkan.

26 thoughts on “Rupiah… Ah… Ah…

  1. Tanggal2 begini saya sangat merindukan rupiah, Om. Karena persediaan semakin menipis 😆

    Kalau saya nggak cuma tanggal2 begini Mbak, tapi hampir setiap tanggal 😀

    [Reply]

  2. Jadi inget lagunya Bang Haji, Cinta Rupiah. Hehehe.
    Mohon maaf lahir batin ya Pak Mars. 🙂

    Sama-sama Mas.
    Maaf lahir batin juga 😀

    [Reply]

  3. Aku cinta rupiah karena aku orang Indonesia
    Aku cinta rupiah biar dollar dimana-mana

    Jadi ingat lagu anak-anak dulu tapi lupa siapa yang nyanyikan

    Aku cinta rupiah karena adanya ya cuma rupiah Mbak 😀

    [Reply]

    Idah Ceris Reply:

    Nyong ngerti sapa sing nyanyi, Mba. .. :mrgreen:

    Sopo Mbak…

    [Reply]

    Idah Ceris Reply:

    Saya tahunya Cindy Cenora, bukan Bang Haji…

    Kalau Bang Haji yg judulnya “Rupiah”

    [Reply]

  4. wow, ada mesin konversinya euy, canggiiiih

    Nggak canggih2 amat Mas…
    Cuma pasang dowang 😀

    [Reply]

  5. Pindah negara aja yo pak…. tapi beli berasnya di Indonesaaa… 🙂

    Kasihan petani kita…
    Hasil panennya dihargai murah karena nilai tukar rupiah amat rendah

    [Reply]

  6. jadi inget lagunya bang haji rhoma irama pak Mars, judulnya juga Rupi-ah, hehe

    Tiada orang yang tak sukaaaa….
    Pada yang bernama rupiah.
    Semua orang mencarinya….
    Dimana rupiah berada

    [Reply]

  7. Karena kita di Indonesia …
    maka Rupiahlah alatnya ..

    Seberapa murah atau seberapa mahal pun …
    🙂

    Salam saya

    Karena ndak ada pilihan Om…
    Seandainya mata uang dibikin semacam saja…
    Euro misalnya 😀

    [Reply]

  8. makin melonjaknya kursnya. Pak Mars mohon maaf lahir bain ya. Maaf baru bisa berkunjung, maaf juga melewatkan GAnya karena kesalahan saya jadi mepet malah ada masalah saat mau posting

    Saya juga mohon maaf kalau ada salahnya Mbak…

    [Reply]

  9. apapun itu teteplah rupiah mata uangnya 😀

    Kalau nggak punya rupiah malah lebih susah, karena kalau mau beli nasi pecel harus nuker dulu…

    [Reply]

  10. Bangga dengan rupiah, membawa beberapa ribu rupiah ditukar rambutan rapiah di warung mbah Rukiah. Salam

    Sekarang ini rupiah nggak cukup kalau cuma dislempitkan kopyah. Haris diwadahi tampah, karena nilai tukarnya rendah…

    [Reply]

  11. Tetap cinta rupiah walaupun penghasilan dollar, toh harus ditukar juga hehehe 😀

    Tukar maupun beli, kita di posisi yang kalah.
    Belinya mahal, jualnya murah

    [Reply]

  12. Mohon maaf baru bisa BW dan menyapa sahabat… mumpung masih di bulan Syawal, kami sekeluarga mengucapkan taqoballallohu minna wa minkum…mohon maaf lahir batin atas segala kesalahan dalam menerbitkan tulisan maupun berkomentar…

    Sama-sama Mas Anton

    [Reply]

  13. masih suasana lebaran kan,
    jadi tak ada salahnya aku ucapin selamat lebaran..maaf lahir batin,
    sambil lirak lirik kanan kiri..nyari ketupat ..salam 🙂

    Adanya lontong Pak… 😀
    Mohon maaf juga manakala saya punya salah.
    Salam

    [Reply]

  14. saya juga cinta rupiah kug pak
    santai saja 😀

    Mau tak mau harus cinta rupiah Mas…
    Opo-opo butuh rupiah je

    [Reply]

  15. Aku nek entuk dolar paling ora suwe suwe nemen wis tak ijolne rupiah.

    Meski dapat dolar, aku nampane wis bentuk rupiah karena bagi hasil. Sing ngijolke rekananku

    [Reply]

    annosmile Reply:

    om bagi thr om :))

    Hahahaha
    Saya juga nggak dapet THR

    [Reply]

  16. Saya suka rupiah,apalagi yang warnanya merah dan biru….,wehehehe….

    Rupiah paling wah memang yang warna merah.
    Kalau yg coklat atau ungu sudah tidak begitu menarik 😀

    [Reply]

  17. Dimana bumi dipijak, di situ bakul dijunjung, Pak.
    Ha PaknDuk sendiri cinta rupiah gak? hawong kemarin nDuk liat PaknDuk nempelin bibir pakai lipstik di uang seribuan kok :mrgreen:

    Bukan suka tapi mau…
    Saya mau rupiah

    [Reply]

  18. Saya paling suka rupiah Pak Mars, karena bisa dibelanjakan di mana-mana dekat rumah saya. kalau dolar tidak laku di sini. He,,, he,,, he,,,,,,

    Salam wisata

    Dolar Indonesia Pak…

    [Reply]

  19. kalau saya penginnya dapat penghasilan euro atau dolar, lalu ditukar rupiah di sini. hehehe. *mimpi dulu, pak mars*

    Mimpi itu akan jadi kenyataan manakala satuan uang kita direformasi jadi dolar 😀

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *