Sembunyi (Lagi)

Ketika tak mampu hadapi kenyataan, terkadang memaksa kita untuk sembunyi. Sah saja orang sembunyi, asal tak sembunyi dari tanggung jawab atas sesuatu yang telah diperbuat. Sembunyi ada etikanya.

Ingat bahwa sembunyi bersifat sementara. Hari ini kita bisa sembunyi, tapi esok hari mungkin tak bisa lari lagi. Sembunyi bukan strategi, bukan pula solusi.

Bagaimana dengan Anda?.      © 2010 – tjap koepoe biroe™
Pernahkah punya pengalaman tentang sembunyi?. Kenapa musti sembunyi dan dimana sembunyinya?. Mari berbagi tentang sembunyi, karena sembunyi adalah manusiawi.

Hari ini saya sembunyi di sini, di kotak putih ini…

– di metamarsphose –

51 thoughts on “Sembunyi (Lagi)

  1. Pingback: Penggunaan Dana Dekon Tak Terkontrol | mixed.uni.cc

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *