Semua Kita Adalah Penunggu

Menunggu adalah sesuatu yang paling dibenci tapi ternyata paling banyak dilakukan. Siapapun kita, apapun aktifitas kita, tak bisa dilepaskan dari kegiatan menunggu. Sejak balita sampai dewasa, berbuat baik maupun buruk, yang paling panjang durasinya adalah menunggu. Kita lahir, sekolah, disunat, nikah, semua nunggu waktu. Mau makan, mau mandi, mau pergi, mau pulang, mau nyuri, mau ngibul, semua juga nunggu waktu yang tepat.

Lihat juga contoh-contoh berikut…

Yang barusan posting menunggu, kapan ada pengunjung masuk dan berikan komentar, yang beri komentarpun pasti menunggu, kapan dapat kunjungan balasan

Rakyat menunggu, kapan harga kebutuhan pokok turun, sementara para pejabatpun menunggu, kapan ada mutasi dan dapat job yang lebih tinggi lagi

Murid menunggu, kapan bel istirahat berbunyi, gurunyapun menunggu, kok muridnya nggak ada yang usul untuk minta istirahat…

Penganggur menunggu kapan ada lapangan pekerjaan untuknya, sementara yang sudah dapat kerjapun menunggu, kapan ada kenaikan upah lagi.

Pedagang menunggu, kapan ada pembeli yang datang padanya, si calon pembeli menunggu, kapan uangnya cukup buat beli barang yang didambakannya

Yang kebanjiran menunggu, kapan ada bantuan datang dan kapan pula airnya surut, sementara yang kekeringanpun menunggu, kapan hujan turun lagi…

Yang kelas satu menunggu, kapan naik ke kelas dua, padahal yang kelas dua pun menunggu, kapan dia naik ke kelas tiga

Sopir angkot menunggu, kapan angkotnya penuh penumpang, penumpangnya juga menunggu, kapan angkotnya akan berangkat

Jomblo menunggu, kapan Tuhan mengirim jodoh terbaik untuknya, yang sudah ada istripun menunggu, kapan bisa poligami membahagiakan istri.

Yang penting adalah, bagaimana kita memberi kualitas dan nilai tambah di setiap penungguan yang kita lakukan. Menunggu sambil merenung, introspeksi dan berpikir pastilah beda dibanding menunggu dengan hanya melamun atau menghisap rokok belaka.

Lalu, saya menunggu apa?
Pastinya ya menunggu pendapat dan komentar para sahabat, menunggu pengumuman beberapa lomba yang saya ikuti, menunggu belas kasihan dari jurinya hadiahnya, menunggu dapat job review, menunggu dapat ide baru buat ditulis dll dll…

Bagaimana dengan Anda?. Apa yang Anda tunggu?

40 thoughts on “Semua Kita Adalah Penunggu

  1. sudah kuberikan sedikit kabar untukmu pak, datanglah ke Ladang Ilalang.. bawalah kupu-kupu kecilmu agar indah biru langit di ladangku.. **cihuy kan komengku pak?
    .-= Postingan nakjaDimande : Berwarna Biru : Sebiru Hatiku =-.

    [Reply]

  2. Saya juga kayak Bundo lagi menunggu masukan dari Pak Mars 🙂
    .-= Postingan arkasala : Cerita Blog Di Suspend =-.

    [Reply]

  3. hehehe…. kita sama-sama menunggu… …. kapan yach bisa menunggu yang tidak membosankan,
    .-= Postingan dameydra : Hasrat yang Mungkin Terlarang =-.

    [Reply]

  4. saya lagi nunggu gajian …
    .-= Postingan hpnugroho : Menambah kesegaran dengan emoticons =-.

    [Reply]

  5. saya komen tidak harus menunggu balasannya pak. Selamat menunggu saja dari yang lain hihihihi
    .-= Postingan mandor tempe : Sahabat =-.

    [Reply]

  6. Saya sedang menunggu tulisan ACC di naskah seminar akhir tesis minggu ini, deg-deg sirrrr rasanya. Dan biar nggak mati penasaran mending mbaca tulisan pak Mars dan narablog lain, sedikit terhibur.

    [Reply]

  7. yup! menunggu job review adalah kegiatan yang menyebalkan. kemana dirimu JR 😀
    .-= Postingan sibaho way : Postingan Bisnis Online saya tunda =-.

    [Reply]

  8. Menunggu blog-blog saya mendapatkan ribuan milyar backlink, menunggu robot google ngerayap di blogku *mau tak singgahin dulu ngajak minum kopi luwak…* 😆
    .-= Postingan Panca : Lowongan Kerja Bank Januari 2010 =-.

    [Reply]

  9. menunggu blog saya dikunjungi lagi oleh pak mar 🙂
    .-= Postingan novi cuk lanang : Aksi Meriah TPC untuk Surabaya =-.

    [Reply]

  10. menunggu dapet ide untuk bikin postingan lagi…yang aneh kayak ini juga boleh lah,hehehe…ga nyangka menunggu pun bisa jadi bahan pembahasan yang menarik…
    .-= Postingan adin : Ribut UNAS Lagi =-.

    [Reply]

  11. Saya nunggu paypal saya di verifikasi dan nungguh job ha ha ha
    salam hangat dari Surabaya

    [Reply]

  12. Yang tidak diinginkan tentu kita menjadi seorang yang berprofesi Penunggu Kubur wakakakakak…
    Emang mau ngapain nungguin kuburan, karena Yang didalam tak akan keluar dan yang diluar tak ingin masuk Benar begitu, mister?
    .-= Postingan Count Down Mengembalikan Jati Diri Bangsa : Count Down Mengembalikan Jati Diri Bangsa =-.

    [Reply]

  13. menunggu pakde Mars berkunjung ke blogku 🙂 dan nunggu harga emas turun lagi agar bisa beli di harga murah buat investasi pensiun kaya hehe
    .-= Postingan pensiun kaya : Mengenal Dow Theory =-.

    [Reply]

  14. Masih Menunggu artikel terbaru….
    Hari Antikorupsi Dunia</strong
    .-= Postingan Hari Antikorupsi Dunia : Hari Antikorupsi Dunia =-.

    [Reply]

  15. tapi kadang aku seneng menunggu pak.. semakin lama semakin enjoy.. wekekke… soaleiso disambi sambi… nyanyi kek, fb an kek..
    .-= Postingan ndop : Back To Nature =-.

    [Reply]

  16. Saya juga masih menunggu sundulan maut dari blog Meta 😀
    .-= Postingan Hari Antikorupsi Dunia : Hari Antikorupsi Dunia =-.

    [Reply]

  17. Sekian Lama…
    Aku Menunggu
    Untuk Kedatanganmu

    Bukankah engkau
    Telah berjanji,
    kita jumpa di sini
    datanglah…..

    Kedatanganmu ku tunggu
    tlah lama…….
    Telah lamaku menunggu….

    Selain dirimu kasih…
    tiada yang lain lagi
    tempatku bersandar diri
    mencurahkan isi hati….

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *