Sepélé Dadi Gawé

Dalam pepatah Jawa dikenal ungkapan Sepélé Dadi Gawé, yang maknanya kira2 perbuatan iseng tapi berujung jadi petaka, sesuatu yang kita kira sepele tapi berakibat fatal. Ungkapan ini hampir sama dengan “Kriwikan Dadi Grojogan”, masalah kecil yang berubah jadi besar.

Misalnya kita membuat kejutan pada seseorang tapi ternyata orang itu punya penyakit jantung, atau kita bermaksud bercanda tapi ternyata akibat dari candaan itu ada pihak yang tak berkenan bahkan sampai membawanya ke meja hijau.

Banyak contoh lain yang sering kita temui dan jika tak hati2 bukan tak mungkin hal tersebut terjadi pada kita, terlebih jika antara kedua belah pihak memang sudah ada masalah sebelumnya. Hal yang sepele bisa berubah menjadi perseteruan berkepanjangan.

Salah satu solusi yang paling baik adalah sikap hati2 dalam segala hal. Sebelum melakukan sesuatu musti dipikirkan kemungkinan atau akibat yang timbul.

32 thoughts on “Sepélé Dadi Gawé

  1. Betul banget itu pak Mars. Seseorang apabila sebelumnya ada sedikit masalah yang menyelimutinya. Sesuatu yang sepele akan berakibat fatal dan menimbulkan perseteruan yang panjang apabila tidak tepat melakukannya, seperti bercanda itu pak. kita juga harus bisa melihat mimik wajah seseorang yang akan kita ajak bercanda.


    Dalam skala besar (secara nasional) masalah pemicu itu harus diwaspadai ya Mas.
    Sering kita lihat hanya masalah sepele bisa taruhan nyawa

  2. Ya Pak..banyak ya kejadian yang spt itu jika kita tidak hati-hati. Dari hal-hal kecil tiba tiba menjadi besar. Kaya bercanda antara kucing dengan anjing..lama lama jadi bertengkar hebat ya..


    Hanya karena senggolan gak sengaja bisa bunuh2an ya Mbak

  3. makanya aquwh gak pernah kasih suprais wat mbahkung,
    kuatir jantunge ora kuat..


    Alhamdulillah jantungnya MbahKung masih sehat

  4. Baru tahu peribahasa bunyinya begitu hehehe 😀
    Yah, saya kalo becanda liat dulu orangnya. Kalau gak akrab, mending jangan deh hehe 😀


    Kalau di Jawa amat dikenal Mas

  5. Pak Mars, utk peribahasa yg ini: Kriwikan Dadi Grojogan…saya jadi ingat saat pelajaran bahasa daerah SMP dulu. Ada pertanyaan utk mengartikan peribahasa tersebut dan salah satu teman saya mengartikannya : Talang…[bahasa Indonesianya ‘Talang’ itu apa ya Pak?]. Sampai guru bahasa daerah kala itu emosi karena sptnya teman saya sengaja ngasih jawaban kayak gitu.


    Talang…. 😀
    Mungkin terobsesi jika hujan deras, maka talang air kadang seperti grojogan….
    Ngomong2, bahasa Indonesianya talang apa ya

  6. Dan saya rasa ini juga berlaku kebalikannya …

    Sesuatu hal sepele yang kita lakukan …
    Bisa jadi sangat berarti bagi orang lain

    Salam saya


    Iya, bener sekali Om.
    Intinya kita harus memperhatikan segala hal, mulai dari yang kecil sekalipun…
    Salam!

  7. Dulu ada acara TV yang membuat orang kaget sehingga di komplin oleh orang yang dikerjain karena akibatnya kurang bagus.

    Juga ada pelawak yang dihujat karena lawakannya pulgar dan menyinggung sara.
    Salam hangat dari Surabaya


    Acara yang tidak mendidik ya Dhe
    Sisi hiburannya juga nggak dapat.
    Jan goblog tenan yg punya ide

    yayats38 Reply:

    Saya suka replynya ha ha ….
    Mahooo dengerin tuh … smg baca tu pak :))


    Hahaha…

    nique Reply:

    xixixi saya seru sendiri ‘ngeliat’ kang yayat yang seneng baca komen pak’e xixixixi


    Mas Yayat hatrick…

  8. falsafah jawa. hahaha…
    yang satu itu pernah ngalamin (ngalamain atau dialamin ya?).. Semoga bisa menjadi pembelajaran.


    Ngalamin… 😀

  9. Diharapkan jangan membunyikan klakson di depan orang yang sakit jantung. . . 🙂


    Sebelum membunyikan klakson harus survei dulu…

  10. banyak contoh dan kejadian yang seperti itu di sekitar kita Pak. Terkadang yang kita maksudkan begini ternyata efeknya diluar yang kita perkirakan. Untuk itulah kenapa orang tua seringkali mengingatkan agar kita gojek sewajarnya karena kita tidak pernah tahu bagaimn kondisi orang lain


    Apalagi jika kita ada di lingkungan baru ya Pak, musti studi lapangan lebih dulu

  11. Kejutan atau candaan yang sama efeknya bisa jauh berbeda bila salah situasi, kondisi dan juga suasana hati , karena itu tepat sekali bahwa kita harus mempertimbangkan tiga faktor ini.


    Iya Bi, sama seperti memberi nasehat.
    Intinya, dalam banyak hal kita perlu mempertimbangkan 3 faktor tersebut

  12. Di samping berhati-hati dalam candaan, menurut saya kita juga harus bersikap arif dalam menerima candaan kawan. Jika tersinggung, tak perlu lah berlama-lama, bahkan sampai membawa ke meja hijau segala.. 🙂


    Hahaha
    Iya Da
    Kalau mau jual harus mau beli

  13. jadi lakukan segala sesuatunya dengan sadar jadi mampu menanggung resikonya…


    Iya Mas
    Harus disertai tanggung jawab

  14. Injih leres pak….
    Perlu di perhatikan baik buruknya dlu sebelum melangkah y pak…:)


    Inggih Mbak
    Lihat situasi lebih dulu

  15. makanya emang jadi orang harus selalu berpikiran panjang… berfikir jauh kedepan sebelum melakukan sesuatu… gitu kan??? 🙂


    Iya Mas
    Pikir dulu sebelum bertindak

  16. Kadang memang tanpa berpikir panjang kita suka gegabah mengatakan atau melakukan perbuatan yang merugikan orang. Minta maaf aja kadang nggak memperbaiki keadaan, ya Pak..


    Kalau sudah terlanjur luka susah mengobatinya Mbak

    cahya Reply:

    Saya suka komen ini dan balasan komennya.


    Makasih Mbak… 😀

  17. memang dalam bertindak kita harus hati2 mas.
    itulah fungsinya kontrol diri supaya tidak terlalu grusa-grusu dalam bertindak.


    Iya Mas
    Dalam hal apapun, grusa-grusu pasti banyak resikonya

  18. alon2 waton kelakon


    Iya, untuk menghindari sepele dadi gawe kita bisa pakai falsafah alon2 waton klakon

    Akbar PU Reply:

    Ta’ kiro alon-alon wathon kelon 🙂


    Boleh saja

  19. sepele tetapi tidak boleh diselepekan 🙂


    Nah itu betul Mas
    Saya setuju

  20. Pingback: metaMARSphose » Mémblé Karena Témpé

Comments are closed.