Skala Prioritas

Ketika anggaran terbatas padahal kebutuhan ada beberapa macam dan semuanya penting, maka salah satu solusinya adalah menerapkan skala prioritas. Mana yang lebih penting dari lainnya, itulah yang didahulukan.

Nah sekarang saatnya main simulasi, andai Anda yang menghadapi situasi tersebut. Anggaran yang tersisa hanya cukup untuk memenuhi satu kebutuhan. Jika dalam satu bulan hanya bisa memenuhi satu kebutuhan saja, bagaimana Anda menyusun skala prioritasnya?

Untuk polling kali ini waktunya saya panjangkan yaitu selama seminggu, dimulai tanggal 19 hingga 26 Februari 2011 jam 24.00 WIB. Semua jawaban akan saya review secara lengkap sehari setelah tanggal penutupan.



Nama* Website

Kasus I
Tiga peralatan dirumah rusak, ongkos yang ada hanya cukup untuk sekali servis.
Bagaimana Anda menyusun skala prioritasnya?
 Televisi – Kunci Rumah – Setrika 
 Televisi – Setrika – Kunci Rumah 
 Setrika – Kunci Rumah – Televisi 
 Setrika – Televisi – Kunci Rumah 
 Kunci Rumah – Televisi – Setrika 
 Kunci Rumah – Setrika – Televisi 
Kasus II
Tiga kebutuhan pokok habis berbarengan. Anda harus segera beli.
Bagaimana Anda menyusun skala prioritasnya?
 Garam – Minyak Goreng – Gula 
 Garam – Gula – Minyak Goreng 
 Gula – Garam – Minyak Goreng 
 Gula – Minyak Goreng – Garam 
 Minyak Goreng – Garam – Gula 
 Minyak Goreng – Gula – Garam 
Kasus III
Anda hoby baca. Semua bacaan maunya dibeli. Uang untuk pos tersebut terbatas.
Bagaimana Anda menyusun skala prioritasnya?
 Koran – Novel – Majalah 
 Koran – Majalah – Novel 
 Novel – Koran – Majalah 
 Novel – Majalah – Koran 
 Majalah – Novel – Koran 
 Majalah – Koran – Novel 
Kasus IV
Andai Anda seorang suami. Tiga orang yang Anda sayangi minta dibelikan HP. Anggaran hanya cukup untuk 1 HP. Bagaimana Anda menyusun skala prioritasnya?
 Anak – Istri – Ibu 
 Anak – Ibu – Istri 
 Ibu – Anak – Istri 
 Ibu – Istri – Anak 
 Istri – Ibu – Anak 
 Istri – Anak – Ibu 

Update nama sahabat yang sudah mengirim jawab bisa dilihat di Ruang Transit. Terima kasih untuk Anda yang telah berkenan mengirimkan jawaban.

73 thoughts on “Skala Prioritas

  1. wes pak, ntar ajarin donk bikin polling gini….

    Lho…
    Sudah pernah saya tulis cara bikinnya lho Mas…

    [Reply]

  2. saya yakin semua jawaba pasti benar, karena setiap orang kan mempunyai skala prioritas sendiri-sendiri. yang hanya orang itu sendiri yang tahu. 😀

    Iya Mas…

    [Reply]

  3. Skala prioritas buat masing-masing orang pasti berbeda. Semoga pilihan saya masih ada beberapa yang sesuai dengan “orang umum”nya.

    Soal koran, saya nggak terlalu butuh lagi karena hampir semua jenis ada di kantor, jadi nggak usah beli. Novel, nggak suka lagi karena lama bacanya. *njelasin alasan*

    Bener Mbak…
    Itulah knapa polling ini saya adakan.
    kalau sama kan nggak perlu polling… 😀

    [Reply]

  4. kebetulan ibu ndak serumah, pak. sing penting isa neyengke bojo, hehe …

    Ini kan bukan serumah atau tidak serumahnya Pak…
    Justru nggak serumah itulah perlu HP… 😀

    [Reply]

  5. Pingback: metaMARSphose » Gajah Thailand
  6. Tadi saya sudah jawab, tapi kekirim apa nda, lha wong pas di posting kok netnya mati. Tunggu update di ruang transit dulu, kalau belum masuk nanti saya kerjakan lagi, Pak. Insya Allah

    Masuk dua2nya Bi, cuman yang satu datanya belum terisi

    [Reply]

  7. rasanya sudah ikut ngerjain ujiannya, Pakdhe
    sudah masuk ke panitiya apa belum ya
    tengkyu.

    sedj

    Maaf, belum sempat update jawaban yg masuk…
    Sebentar lagi

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *