Subal-Menyubal

Subal berasal dari Bahasa Jawa yang artinya mengganjal atau menyisipkan sesuatu di antara sesuatu yang lain. Salah satu tujuan orang melakukan penyubalan biasanya untuk memalsu, mengelabui dan menipu. Intinya, para penyubal punya niat menutupi sesuatu dari kondisi sebenarnya.

Praktek subal-menyubal sering dilakukan oleh pedagang nakal. Mereka menyisipkan dagangan KW 2 di antara dagangan yang baik. Beras menthik wangi dicampuri beras jatah punya pegawai negri, daging kambing disisipi daging kucing dll dll.

Selain dilakukan pada barang sejenis, subal-menyubal juga bisa dilakukan dengan teknik lain misalnya pakai pengganjal. Biar dikira isinya penuh, isi parsel diganjal pakai sabut kelapa atau gulungan koran. Ini banyak dilakukan oleh penjual parsel jalanan alias kaki lima.

Ada satu lagi penyubalan yang dilakukan orang, terutama oleh perempuan. Mereka menyubal bagian tertentu dari tubuhnya agar keliatan makin aduhai

Apakah sahabat pernah punya pengalaman atau jadi korban subal-menyubal ini?

25 thoughts on “Subal-Menyubal

  1. pengen menyubal bagian tertentu tapi gak juga keliatan panjang….gak jadi ah

    Kalau cuma pengin panjang sich cukup “dislentik” saja Mas

    [Reply]

  2. ooh menyubal itu mencampur ya, pak..?
    kirain artinya menyumpal…

    Bisa juga berarti menyumpal Mas…
    Tergantung konteksnya

    [Reply]

  3. Seingat saya sih belum pernah Pak ?

    Atau mungkin tepatnya … saya tidak pernah sadar bahwa saya pernah di subal …
    hehehehe (kan saya naif)

    salam saya

    Kalau saya sering sekali Om. Apalagi kalau beli duren, pasti dapat yang disubal sama yg nggak manis 😀

    [Reply]

  4. urusan kayak gini biasanya terjadi kalau beli beras pak mars. Banyak yang dicampur demi mendapat keuntungan yang besar.

    Nggak cuma beras Mas. Pokoknya kalau beli barang yang jumlah satuannya banyak seringnya disubal. Telur ayam kampung juga kadang disubal telur ayam negri

    [Reply]

  5. kadang saya hanya posting foto saja sebagai ‘subal’ update postingan. Salam

    Subal bisa luas sekali ya Bu…

    [Reply]

  6. Waduuuh…… baca postingnya sudah tertawa. Baca komentarnya lebih keras tawanya. tengah malam gini bisa mulut saya bisa disubal tetangga, nih.

    Hahahahaha…
    Tulisan saya sich biasa saja Mbak. Komentarnya yang heboh 😀

    [Reply]

  7. Serius Pak daging kambing ditambahin sm daging kucing? Ih geli bgt yah *hoekkkk*
    Klo aku sih blm pernah beli parcel, slalu bikin sndiri. Klo dikasih org iya pasti ada gumpalan koran dibawahnya biar kliatan bnyk hehehe

    Hahahaha
    Itu cuma ngepaskan suku kata biar sama2 “ing” Mbak 😀

    [Reply]

  8. Tandak ludruk, wanita yang diperankan oleh pria (ludruk jaman dulu) juga menyubal bokongnya agar aduhai, termasuk juga bagian dadanya agar juga aduhai.

    Menyubal dagangan baik dengan yang kurang baik termasuk kecurangan dalam niaga yang dilarang oleh agama.

    Daging sapi/ayam disubal dengan air agar timbangannya naik.

    Salam hangat dari Surabaya

    Ingat jaman TVRI Surabaya masih bisa ditangkap dari Kudus Dhe.
    Saya suka nonton ludruknya

    [Reply]

  9. Pernah, subal sepatu dengan kain. Karena saat itu sepatunya kegedean. Pakai kaos kaki yang tebal masih ada lobok.

    Tapi saya paling suka Subal ekstra pedas ABC. . . :mrgreen:

    Itu Sandal ABC Mbak…
    Biar singset nyubal sepatunya pakai anduk Mbak

    [Reply]

    chocoVanilla Reply:

    Sudah ratusan tahun ndak dengar istilah “lobok” 😆

    Kalau saya masih sering dengar dan masih sering pakai istilah itu Mbak 😀

    [Reply]

  10. klo tibangan itu sama ga pak?
    nek podo pernah ..

    beli buah jeruk misalnya ditimbang katanya sekilo pas ditimbang ulang dirumah kurang..

    pedagang curang wess…

    klo perempuan banyak ituu..

    Kalau mengurangi timbangan nggak termasuk nyubal Mbak.
    Menyubal lebih ke pembohongan volume atau tampilan…

    [Reply]

  11. Biasanya kalo beli pasir seukuran mobil pick up…disubal pake kayu biar terlihat isinya penuh padahal cuma 3/4 hehe…

    Belum lagi kepotong slebor belakangnya yang nongol dalam bak Mas

    [Reply]

  12. Pengalaman banyak pak: menyubal knalpot biar nggak mbeker, menyubal pipa air ketika kran kamar mandi bocor, menyubal kolong jalan : semut, rayap, tikus, dlll

    Knalpot mbeker2 memang nganggu orang lain Mas 😀

    [Reply]

  13. Assalamulaikum, PaknDuk…^^

    Kira-kira dimana ya beli sepeda yang disubal pake mobil 😀
    Kalau beli tissu satu terus disubal pake tissu lagi (jadi dapet dua gitu) ini termasuk subal menyubal gak, pak?
    Nah, trus ntar kalau udah gak ngandung nyawa lagi kita juga bakal disubal ya, Pak. Kenapa disubal? katanya biar gak denger orang2 pada ngomong apa, takutnya ntar kalau denger malah bangun lagi, trus jadi ikutan nimbrung ngobrol 😀

    Waalaikumsalam.
    Kalau pejabat subalan parselnya lain lagi.
    Kadang disubal amplop.
    Wong mati nek disubal bakal obah2, nek obah medeni bocah

    [Reply]

  14. harus lebih teliti ya supaya tidak dikelabui

    Tapi kalau parsel ya tetep kesubal, karena sudah dalam paket Mbak 😀

    [Reply]

  15. Pernah dapat parcel buwah, wuiiiddiiihh banyak banget. Jebulnya di bawah disubal guntingan kertas 😆

    Rata2 parsel yang dijajakan itu semua disubal Mbak

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *