Tabloid Tjap Koepoe Seri Flora Fauna


tabloid Tjap KoePoe™

edisi spesial seri flora dan fauna


PENGANTAR REDAKSI

Flora dan fauna adalah pelengkap dunia teman manusia ya teman kita2 juga. Itulah kenapa kita perlu kenal semua

TAPIRUS INDICUS

Tapirus Indicus atau Tapir Asia adalah salah satu jenis tapir terbesar dari keempat jenis tapir dan satu-satunya yang berasal dari Asia. Nama ilmiahnya indicus merujuk pada Hindia Timur, yaitu habitat alami jenis ini. Di Sumatra tapir umumnya disebut tenuk atau seladang, gindol, babi alu, kuda ayer, kuda rimbu, kuda arau, marba, cipan, dan sipan

Tapir Asia mudah dikenali dari cirinya berupa pelana warna terang dari bahu hingga pantat. Bulu di bagian lain tubuhnya berwarna hitam kecuali ujung telinganya yang berwarna putih. Pola warna ini berguna untuk kamuflase

AVVERHOA BILIMBI

Avverhoa Bilimbi adalah Belimbing wuluh, tanaman asli Amrik yg tumbuh subur di daerah tropis. Batangnya keras buahnya berwarna hijau muda berbentuk lonjong rasanya asam dan bisa dimasak. Daunnya yang kecil bunganya berbentuk bintang berwarna merah muda keunguan.

Belimbing wuluh berguna sebagai anti radang karena mengandung flavon. Selain itu, kaliumnya melancarkan keluarnya air seni (diuretik) dan menurunkan tekanan darah. Belimbing wuluh juga mampu mengeluarkan dahak dan menurunkan panas. Buahnya mengandandung zat asam, kalium dan akolat.

Penyakit yang bisa diobati dengan belimbing wuluh:
Gusi Berdarah
Konsumsi buah belimbing wuluh baik segar maupun manisannya secara rutin setiap hari.
Jerawat
Tiga buah belimbing wuluh segar diparut dan diberi garam, tempelkan pada jerawat.
Tekanan darah tinggi
Tiga buah belimbing diparut, peras airnya, diminum sekali sehari.
Mengompres Gondongan
Daun ditumbuk bersama bawang putih lalu oleskan.
Batuk
Sepuluh buah belimbing wuluh dicuci lalu ditumbuk, diremas dengan 2 sendok makan air garam, lalu disaring. Minum, lakukan 2 kali sehari.
Diabetes
Enam buah belimbing wuluh dilumatkan, direbus dengan 1 gelas air sampai airnya tinggal setengah, saring, minum 2 kali sehari.
Rematik
Segenggam daun belimbing wuluh dicuci, tumbuk sampai halus, tambahkan kapur sirih, gosokkan ke bagian yang sakit.
Sariawan
Segenggarn bunga belimbing wuluh, gula jawa secukupnya dan 1 cangkir air direbus sampai kental. Setelah dingin disaring, dipakai untuk membersihkan mulut dan mengoles sariawan.
Sakit Gigi
Lima buah belimbing wuluh setelah dicuci bersih, dikunyah dengan garam. Ulangi beberapa kali sampai hilang rasa sakitnya.
Pegel Linu
Satu genggam daun belimbing wuluh yang masih muda, 10 biji cengkeh, 15 biji lada, digiling halus lalu tambahkan cuka secukupnya. Lumurkan ketempat yang sakit.
Panu
Sepuluh buah belimbing wuluh dicuci lalu digiling halus, tambahkan kapur sirih sebesar biji asam, diremas sampai rata. Ramuan ini dipakai untuk menggosok kulit yang terserang panu. Lakukan 2 kali sehari.

bersambung ke kolom 2

KRU TABLOID TJAP KOEPOE
Pemimpin Redaksi
Bagian Sirkulasi
Bagian Akomodasi
:
:
:
Marsudiyanto
Sumardiyanto
Sudimaryanto

sambungan dari kolom 1

Belimbing wuluh juga bisa sebagai pembersih kerak pada alat dapur yang terbuat dari bahan plastik. Potong buah belimbing wuluh dan gosokan pada peralatan tersebut.
Untuk pembersih kamar mandi, hancurkan belimbing wuluh kemudian campur dengan air dan siram ke dinding dan lantai kamar mandi. Diamkan semalam lalu sikat dan bilas dengan air.

ASMINUM SAMBAC

Dikenal dengan nama melati putih. Dipakai sebagai bunga tabur, bahan industri minyak wangi, kosmetika, parfum, farmasi, penghias rangkaian bunga dan bahan campuran atau pengharum teh

Bisa dipakai untuk obat sesak napas. 20 lembar daun melati dan garam secukupnya, direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih lalu disaring. Tempel di seputar buah dada, setiap pagi sebelum mandi. Untuk bengkak akibat serangan lebah, 1 genggam bunga melati diremas sampai halus, ditempel pada bagian yang disengat lebah. Untuk hentikan ASI yang keluar berlebihan, 1 genggam daun melati dipipis halus, ditempel di seputar buah dada tiap pagi sebelum mandi. Untuk sakit mata (mata merah atau belek), 1 genggam daun melati dipipis halus, ditempel pada dahi, apabila sudah kering diganti baru dan diulang sampai sembuh. Untuk demam dan sakit kepala, 1 genggam daun melati dan 10 bunganya diremas dengan tangan kemudian direndam dalam air. Air rendaman ini digunakan untuk kompres dahi. Untuk sesak napas, 20 lembar daun melati dan garam secukupnya direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas dan disaring. Lalu tempel di seputar dada, setiap pagi sebelum mandi.

CAPRA AEGAGRUS HIRCUS

Dikenal sebagai kambing ternak yang sering kita jumpai dalam bentuk sate atau gulai yg oleh sebagian orang diyakini bisa dipakai sebagai obat kuat

Berkembang biak dg melahirkan. Kambing bisa melahirkan dua hingga tiga ekor anak, setelah bunting selama 150 hingga 154 hari. Dalam setahun, kambing dapat beranak sampai dua kali.

TEMAN KOEPOE BIROE

Koepoe Biroe punya banyak teman atau Famili yaitu Pieridae, Papilionidae, Nymphalidae & Lycaenidae

BEBAS TANYA DAN BEBAS JAWAB

Tanya :
Apa bedanya Gajah dan Gayus ?
Jawab :
Kalau Gajah di kepalanya ada belalai, tapi kalau Gayus di belalainya ada kepala!

Tanya :
Binatang apa yang paling sehat ?
Jawab :
Pastilah belalang dan kupu2, karena kalau siang makan nasi dan malamnya minum susu!


Tabloid Tjap Koepoe™ terbit dalam beberapa seri
sport – hiburan – flora fauna – kuliner – umum

38 thoughts on “Tabloid Tjap Koepoe Seri Flora Fauna

  1. Hhmmm…

    [Reply]

    Mars Reply:

    Pertamax !!!

    [Reply]

    oyen Reply:

    Assalamualaikum Pak Mars…mampir ngombe sedelok, isih eling karo aku to?
    matur nuwun, sanajan mung banyu putih, tapi maknyusss wong gelase ono gambar kupune….

    aku isih tetep pesen undangan sing iso obah2 Pak, sek yo tak golek poto pasangane sek…

    aku pamit Pak, sing rukun karo bu Mars, sungkem 🙂

    Wassalamualaikum

    [Reply]

  2. Aku suka kupu-kupunyaaa..!!!

    [Reply]

    Mars Reply:

    Kupu2nya juga suka Ladang Ilalang…

    [Reply]

  3. tetap saja yang biru paling keren

    [Reply]

    Mars Reply:

    Kupu Biru tiada tanding tiada banding…

    [Reply]

  4. di tabloid ini ngga ada harapan fotoku bisa tampil 🙁
    ladang ilalang tapi bisa ya pak?

    [Reply]

    Mars Reply:

    Kan ada banyak seri Bun…
    Nanti kalau terbit yg seri tokoh kan foto Bundo bisa masuk… 😀

    [Reply]

  5. Aku ud kangen sama mas Sumardiyanto dan cak Sudimaryanto, kemarin tugas kemana siyh? kok lama ngga keliatan. Klo sama mas Sumardionta siyh aku masih suka ketemu..

    [Reply]

    Mars Reply:

    Lha itu sudah masuk di kolom Kru…

    [Reply]

  6. Tanya:
    Binatang apa yang paling disukai Ajengkol (muslimah.web.id)
    Jawab:
    Gajah, apalagi gajahnya kuyuhan… (gajahpesing.web.id)

    [Reply]

    Mars Reply:

    Bhuahahaha…
    Gajah Biru !!!!!!!!!!
    Tapi Pesing 😀

    [Reply]

  7. kalo yang seperti ini teknis penyajiannya labih menarik daripada isinya.
    bener ga pak?

    [Reply]

  8. Huahahahaahahaa…komene dimoderasi apa ketangkep si aki? Mboh lah sing penting dolan neg gon Pak Mars..yo po pak? salam

    [Reply]

  9. Koepoe Biroe yang ini yang paling aku suka, paling keren. 🙂
    tapirnya juga keren, belimbingnya asem.
    tapi………. aku dah langganan tabloid ini melalui Sumardiyonta 😀 😀
    salam

    [Reply]

  10. Pingback: Melihat Dari Dua Sisi « nakjaDimande
  11. kalau tabloidnya flora dan fauna koq aku nggak ada sih Pak Mars…??

    [Reply]

    Bang Iwan Reply:

    Ibu saya bisa nggak masuk jadi staf redaksi namanya Sumardiyanti..

    [Reply]

    Bang Iwan Reply:

    Kreatif banget Pak Mars… saya harus banyak belajar.

    [Reply]

  12. Ditunggu edisi spesial berikutnya om…. B3J’nya oke puolll om…. bikin ketawa tambah ketawaaaaaaa ….. 😀 🙂 😀

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *