Tak Tega Tapi Tak Berdaya

Sungguh ini kombinasi dua hal yang sama2 tak enak tapi mau tak mau harus terjadi pada saya. Seminggu sebelum lebaran Ibu Mertua sakit dan solusi terbaiknya pastilah opname di Rumah Sakit. Kami memilih yang lokasinya dekat yaitu RSI (Rumah Sakit Islam) yang jaraknya cuma 3 – 4 km.

Empat hari dirawat, akhirnya diperbolehkan pulang dan agar kami bisa memantau, maka pulangnya ke rumah kami. Selama ini Ibu nggak mau tinggal bersama kami dan memilih tinggal dirumah sendiri dengan alasan ada ayam dan bebek yang dipelihara.

Lebaran tiba, handai taulan berdatangan ke rumah untuk bezuk Ibu. Dan mungkin kelelahan dari pagi sampai malam tamu silih berganti, akhirnya Ibu kambuh lagi. Tekanan darahnya tak stabil dan harus masuk Rumah Sakit lagi. Kali ini kami pilih RSU (Rumah Sakit Umum) yang dekat rumah.

Agar penangannya masih berkesinambungan dengan perawatan sebelumnya, maka semua hasil rekam medis di RSI saya bawa semua. Saat ini kondisinya sudah stabil dan membaik.

Ketika dirawat di RSI, saya tak harus ikut menginap di Rumah Sakit karena siang malam yang menjaga banyak sekali. Selain istri saya ada keponakan dan adiknya Ibu. Saya hanya piket siang hari.
Selain itu, murid saya banyak yang jadi pegawai di situ.

Situasinya beda ketika di RSU. Karena jarak dari tempat tinggal keluarga besar Ibu Mertua ke RSU agak jauh yaitu sekitar 20 km, maka mau tak mau saya kena jaga malam. Bukan tak mau, tapi saya paling tak tega kalau lihat orang sakit.

Saya juga tak tega jika istri saya harus menunggu Ibu seorang diri. Saya tak berdaya untuk tak menemaninya. Kakak lelaki satu2nya sudah pulang kembali ke Palembang. Meski tak tega dan tak berdaya, saya harus tidur di Rumah Sakit juga.

Satu hal yang bisa menghibur saya adalah banyak murid saya yang juga bekerja di situ. Mulai dari Wakil Direkturnya, Kepala Ruangannya dan juga perawatnya adalah murid saya. Jadilah Ibu Mertua saya mendapatkan layanan plus-plus πŸ˜€

Mohon doa agar Ibu saya segera diberi kesembuhan…

41 thoughts on “Tak Tega Tapi Tak Berdaya

  1. semoga ibu segera pulih.. aamiin.

    [Reply]

    arif Reply:

    amin!

    [Reply]

    srulz Reply:

    Amin..

    [Reply]

    nique Reply:

    aamiin

    Mars Reply:


    Amin…

  2. Saya ikut mendo’akan juga mas …
    Minal Aidzin Wal Faidzin dan semoga kita semua bisa kembali ke Fitrah masing-masing … πŸ™‚
    Amiiin Ya Rabbal β€˜Alamiin …

    [Reply]

  3. semoga ibu mertua cepat sembuh ya pak. kalau kenal dengan para pegawai RS memang lebih enak biasanya. πŸ™‚ mereka juga jadi gatekan… (lebih diperhatikan)

    [Reply]

  4. Cepet sembuh ibu mertua nya Pak Mars πŸ˜€

    Wah salah satu kelebihan menjadi guru ituh ada apah2 kalau murid nya dulu bisa dapet service lebih baik πŸ˜€

    [Reply]

  5. semoga cepat sembuh pak,
    #eniwei…. hampir mirip dengan bapak di rumah, abis stroke, belum sembuh bener, eh lebaran ngotot pingin mudik, meski mobil yang dinaikin sudah maknyus tetep saja kecapekkan, kumat, masuk igd lagi… huaaaaa….

    [Reply]

  6. Semoga ibu (mertua) lekas sembuh dan Pak Mars diberi daya untuk merawat sang ibu (mertua) meski sudah sembuh. Amin.

    [Reply]

  7. InsyaAlloh segera sembuh Pak Mars.
    Sodara sya juga setelah Lebaran jatuh dan dirawat di RS. Alhamdulillah kearin sudah pulang ke rumah ;D

    [Reply]

  8. Saya termasuk tak tega melihat orang sakit. bahkan ketika emak sakit saya menjenguk sebentar lalu ngisep tembakau di teras luar. Emak sampai bilang ” Wong emaknya sakit kok menjauh saja “. Wah…

    kalau banyak mantan murid jadi pejabat dan perawat di RS itu pasti jatah makan dobel2 ya mas ha ha ha ha.

    Semoga ibunda sudah sehat kembali. Amin

    [Reply]

  9. semoga ibu pak mars cepat diberikan kesembuhan ya , sabar ya pak πŸ™‚

    [Reply]

  10. wah ini beruntungnya menjadi seorang guru ya… banyak muridnya yang sudah sukses..

    Semoga Ibunda segera sehat kembali pak…. pantes menghilang beberapa ternyata ada hal yang lebih penting yang sedang dikerjakan…

    salam
    bukan siapa siapa

    [Reply]

  11. Semoga ibu cepat sembuh Pak Mars..Sehingga tak tega dan tak berdaya bisa segera ditinggalkan untuk konsentrasi kembali ke rumah. Amin

    [Reply]

  12. Wah, Ibu to? Tadinya saya pikir Bapak mertua yang sakit πŸ˜€
    Senasib kita, Om. Hari Kamis lalu ayah saya sudah pulang, eeehhh, sabtu tengah malam ranap lagi πŸ™ Saya juga tak tega melihatnya sendiri di RS tapi juga tak berdaya menunggu di sana πŸ™

    Semoga Ibu BuNokLis segera sehat kembali yaa….

    [Reply]

  13. Semoga sang Ibu Mertua lekas sembuh ya Pak Mars. Tak tega dan tak berdaya, agaknya saya juga demikian..saya juga gak tegaan ngadepin orang sakit..

    Setelah puasa sebulan, kondisi banyak yg drop..terutama yg sdh sepuh. Pas puasa rata-rata susah makan kayaknya Pak.

    [Reply]

  14. wah, enak ya kalau muridnya ada dimana-mana πŸ˜€ tapi itu layanan plus2 dalam bentuk apa ya? jgagagagaga

    [Reply]

    nique Reply:

    pikirmu dalam bentuk apa hayoooo

    [Reply]

  15. inilah bagian enaknya jadi guru πŸ™‚
    ketika banyak murid sudah mentas ya tinggal metik ‘hasil’nya
    apalagi semasa mengajar jadi guru yang difavoritkan yo pak

    semoga Embah lekas sehat dan bisa pulang ke rumah secepatnya, aamiin

    [Reply]

  16. Semoga ibu mertua lekas sembuh…
    Bersyukurlah menjadi guru. Meski disebut pahlawan tanpa tanda jasa, tetapi berkahnya melimpah dari mana saja. πŸ™‚

    [Reply]

  17. Saat komen ini terbaca Pak Mars, semoga kondisi ibu sudah membaik, pulih seperti sedia kala sehingga bisa berkumpul dengan keluarga dan beraktifitas sebagaimana biasa dan mestinya, dan kepada keluarga semoga senantiasa bisa mempertahankan kesabaran dan keikhlasan. Amin.

    [Reply]

  18. semoga mertua Pak Mars cepat sembuh.

    Bunda kalau Pak Mars lebih terkenal daripada bupati kendal

    [Reply]


  19. Terima Kasih atas doa dari sahabat semua…
    Ibu sudah diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit pada hari Rabu, 29 Agustus 2012

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *