Take and Give

Take and Give adalah satu kesatuan atau paket tak terpisahkan. Setiap ada yang memberi pasti ada yang menerima. Itu sudah menjadi hukum alam dan merupakan sebuah keniscayaan. Siapa yang rajin memberi, niscaya akan sering menerima pula.

Memberi dan menerima sama baiknya, tergantung bagaimana memberi dan menerima itu dilakukan. Menerima tamu, menerima saran dan menerima kenyataan sama baiknya dengan memberi sedekah, memberi makan dan memberi nasehat jika dilakukan tanpa pamrih.

Yang agak memprihatinkan adalah manakala si pemberi justru belum pernah menikmati apa yang diberikan, dan ini banyak terjadi. Karena sebuah keinginan, seseorang memberi sesuatu pada pihak lain dengan harapan permohonannya dikabulkan. Itulah gratifikasi namanya.

Terkadang apa yang diberikan terpaksa diada2kan dan diluar kemampuan. Si Pemberi belum pernah pegang uang jutaan, belum pernah makan makanan import dari Negeri Jiran dan juga belum pernah pakai sepatu dari kulit macan, tapi terpaksa menyediakan demi mengikuti persyaratan.

Semoga kita termasuk pelaku Take and Give yang proporsional.
Memberi sesuai kemampuan dan menerima karena memang layak sebagai penerima.

55 thoughts on “Take and Give

  1. Selama yang memberi ikhlas dan yang menerima ikhlas.

    Pasti dapat ganjaran dari Tuhan yang lebih baik 🙂


    Saya juga masih belajar Ilmu Ikhlas itu Mas

    [Reply]

  2. Baca koment Mbak Niar, saya baru sadar Pak,

    yg disebut2 Pak Mars tu ternyata jenengan toh….

    Salam hornat dari saya Pak….


    Salam kembali Mas…
    Makasih sudah datang di sini 😀

    [Reply]

  3. Ilmu sederhana namun tidak mudah untuk dilakukan setiap orang Pak. hanya orang-orang yang berjiwa besar saja yang dapat melakukan hal seperti ini. He…x9

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah’s Blog


    Iya Pak, yg sederhana biasanya malah susah dilakukan

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *