Teman dan Musuh

Di manapun posisi kita, entah tua atau muda, entah pria atau wanita, entah miskin atau kaya, entah rakyat atau pejabat, entah jelata atau ningrat, kehadiran teman dan musuh sudah pasti ada.
Mungkin saja kita tak merasa punya musuh, tapi oranglah yang memusuhi kita.

  • yang salah tetap punya teman dan yang benar tetap punya musuh
  • yang kalah tetap punya teman dan yang menang tetap punya musuh

Itu hukum alam, itu sebuah keniscayaan. Teman bisa jadi musuh, musuh bisa jadi teman.
Teman dan musuh ada di sekeliling kita.

Musuh jangan dicari, ada musuh jangan lari.
Semoga kita selalu berteman, semoga kita tak pernah bermusuhan.

28 thoughts on “Teman dan Musuh

  1. aku harap aku adalah temanmu pak! Karena aku tidak pernah menganggap pak eM sebagai musuh. Apalagi musuh dalam selimut hehehe (jangan-jangan sekarang sedang selimutan sama bu eM nih :D)


    Dulu kok bisa muncul pepatah “Musuh Dalam Selimut” ya Bu…

    [Reply]

    Imelda Reply:

    kalau pakai selimut kan ngga keliatan. Kalau kerudung kan biasanya masih nerawang hahaha. Ngga ngerti deh kenapa musuh dalam selimut… mustinya musuh dalam dompet tuh 😀


    Padahal kalau musim panas nggak pakai selimut ya Bu…
    Berarti kalau musim panas nggak ada musuh dong 😀

    [Reply]

  2. Yang penting berusaha untuk tidak mencari musuh


    Iya Mas
    Kata Almarhum Pak Zaenuddin MZ: “Musuh Jangan Dicari, Ada Musuh Jangan Lari”

    [Reply]

  3. Entah itu ganteng atau Jelek, Entah itu kenal atau belum, Entah itu Jawa atau Kalimantan, Entahlah. . . Saya tidak mau punya musuh selain jerawat. 😆


    Dan meski jerawat dianggap musuh, tapi kemana2 selalu dibawa…

    [Reply]

  4. Karena sama sama nggak punya uang, teman bisa seperti kaya sodara…
    Karena rebutan uang, sodara bisa bacok bacokan sama sodaranya yang lain…


    Uang bisa merubah apapun…

    [Reply]

  5. teman dan musuh memang sudah menjadi hukum alam pak, tinggal kita perbanyak teman dan sedikit mungkin musuhnya


    Iya Mas…
    Dimanapun berada, kita harus perbanyak teman

    [Reply]

  6. Teman seribu masih kurang
    Musuh satu sudah kebanayakan.

    Siap2 menghadiri undangan pernikahan anak teman di Malang.
    Salam hangat dari Surabaya


    Selamat berkemas2 Dhe, semoga perjalanannya lancar

    [Reply]

  7. bahkan ada adagium begini pak “orang yang tidak punya musuh adalah orang yang tidak punya prinsip”

    sebagai renungan saja sih, bukan berarti harus mencari musuh

    salam


    Iya, bener Mas…
    Musuh bisa membuat seseorang terlatih menghadapi tantangan

    [Reply]

  8. Benar pakde. Selalu ada kontroversi di dunia ini, ga bisa seluruh 7 milyar orang di dunia ini satu pemikiran dengan kita.

    Justru kalau ga ada “musuh” (dalam artian orang yang kontra dengan pendapat kita), itu aneh…. atau berarti kita orang yang banyak muka.


    Yang penting kita bisa mengelola dan menyikapi tiap musuh yang datang Mbak

    [Reply]

  9. NIatnya cari temanpun, kadang masih dapat orang yg memusuhi..apalgi niat cr musuh ya?

    Bener kata Pakdhe, musuh satu saja sudah terlalu banyak…
    JAdi enakan berteman banyak saudara dimana-mana.

    Selamat berakhir pekan Pak MArs:)


    Sedang kita berbuat baik saja ada yang memusuhi, apalagi kalau enggak

    [Reply]

  10. maaf ada yg salah ketik:

    “Selamat berakhir pekan Pak Mars:) “


    Selamat berakhir pekan juga Mbak.
    Sudah saya edit 😀

    [Reply]

  11. Semakin baik dan semakin jahat, musuh semakin banyak. Begitu katanya 😉


    Musuh ada dimana2 Mas

    [Reply]

  12. Kadang2 ujian bagi kita sekaligus menjadi ujian dalam menentukan mana teman dan mana musuh ya Pak. Dan menyedihkannya, bisa jadi musuh kita adalah keluarga sendiri karena tak mau mendekat kala kita kesusahan sementara teman kita justru orang lain yang tak ada hubungan darah sama sekali.

    Yah, para nabi saja ada yang mengalami hal demikian, apalagi orang biasa


    Semoga dengan adanya musuh membuat kita makin kuat Mbak

    [Reply]

    Mugniar Reply:

    Ups, “orang biasa” maksudnya Pak Mars 🙂


    Sudah saya edit Mbak…

    [Reply]

  13. Saya berharap, musuhpun akhirnya bisa menjadi teman…bukan jargon politik, tapi rasanya lebih enak jika berteman dibanding jika harus bermusuhan.


    Iya Mbak…
    APalagi jika kita bisa mengubah musuh jadi teman…

    [Reply]

  14. Aiiih, Om Mars ini memang paling pandai merangkai dan membolak-mbalik kata, seneng aku 😀

    Salam pertemanan selalu yaa 😀


    Asal otak-atik saja Mbak

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *