Home > Anti Biasa > Trilogi dalam Trikolom

Trilogi dalam Trikolom

March 19th, 2010 Leave a comment Go to comments

edisi spesial – harga masih $ 0.00 / eksemplar
terbit beberapa hari sekali, beredar disini2 saja

pemimpin redaksi : marsudiyanto ♦ akomodasi : sumardiyanto ♦ sirkulasi : sudimaryanto


HEADLINE TJAP KOEPOE

Ini edisi spesial karena ada kisah trilogi Km. 54.400 buah karya para pujangga ternama yang dipermak paksa oleh Tim Koepoe Biroe.

EPISODE #1 TRILOGI

Lokasi : Kantor Redaksi
Krggg… krgggg…, suara khas HP butut milik saya. Setelah saya angkat, terdengar suara asing tapi agak lokal.
Belum sempat saya tanya, beliaunya sudah bertanya lebih dulu: “Pak Guru… pak guru…, Km 54.400 itu artinya apaan?. Maklum, di daerah saya kagak ada tulisan begituan“. Sayapun balik tanya: “Maksudnya apa kisanak?”.
Beliau nggak mau kalah dan malah tanya lagi: “Kisanak itu masakan dari daerah mana Pak Guru?“.
Dan saya jawab lagi: “Begini…, saya ini Pemred, bukan Pak Guru. Lah kalau “kisanak” itu panggilan akrab suku kami, suku Jawa. Saya belum nangkap maksud pertanyaan kisanak tentang Km. 54.400 tadi…“.
Lalu beliau menjelaskan: “Begini Pak Guru. Saya kan tersesat. Tak satupun sesuatu yang bisa saya jadikan pedoman, kecuali sebuah tonggak bertuliskan Km. 54.400 itu tadi. Apa bisa dicopy ganti…“.
Dalam hati saya mbatin… Ini orang pakai HP apa HT kok pakai rojer dicopy…
Tiba2 HP saya bergoyang karena ada Faximile masuk. Ternyata sebuah foto yang dikirim oleh yang barusan telpon saya tadi. Inilah kiriman foto itu…

Setelah mendapat data otentik itu, sayapun menjelaskan pada beliau bahwa itu bukan KM 54 tapi KM SA, singkatan dari Koran Metamarsphose Super Assoy

Bersambung di kolom 2…

IKLAN BARIS

Novel Trikolom™ ini juga dijual dalam bentuk CD.
Segera dapatkan di toko kaset.

EPISODE #2 TRILOGI

Lokasi : Km 54.400
Wanita berkerudung hitam mondar mandir kekiri kanan, kedepan dan belakang.
Sepertinya bergumam sendiri: “Pemimpin Redaksi cap apa dia itu. Ditanya baik2, nggak ngasih pencerahan tapi malah bikin pening ajah. Bisa2 tata bahasa saya rusak olehnya nich. Mending curhat ke lain hati saja“.
Lalu beliau mencet2 HP nya. Karena hubungan dengan HP saya belum terputus, maka saya masih bisa mendengar semua pembicaraan yang dilakukan. Inilah hebatnya HP saya, bisa menyadap HP siapa saja yg terlanjur terhubung. Ternyata HP beliau ini tak kalah canggih. Dengan pilih fitur terhubung ke banyak, sekali pencet bisa menghubungi banyak orang.
Beliau mulai bicara: “Break… break… Break… break… Apa bisa dicopy… Rojeeerrrr…
Disini November Delta sedang krodit, ganti!
.
Seperti dikomando, beberapa orang yang mengenali modulasi nyaring itu langsung angkat HP masing2 dan kemruyuk kayak lebah madu.
Yang berbadan kekar berkaos loreng menang duluan: “Rojer dicopy, disini Golf Kilo. Ada yang bisa dibantu ganti…“. Belum sempat dijawab sudah keburu masuk orang berikutnya: “Rojer dicopy, disini Alfa Charlie siap bantu Si Bening, gantos…“. Sebagai yang lebih senior dan lebih banyak makan asam garam, beliau langsung tau siapa yang ada diujung sana.
Tentu saja si pengirim berita makin bingung musti njawab yang mana dulu.
Akhirnya beliau mengirim gambar Km. 54.400 tadi. Tapi karena receiver si penerima nggak secanggih HP saya, maka yang muncul malah gambar Pildacil seperti ini…

Lengkaplah sudah !.
Yang bingung kini jadi 3 orang…

Bersambung di kolom 3…

EPISODE #3 TRILOGI

Lokasi : Jalan Raya Daendels
Dari arah Timur meluncur kendaraan lapis baja berplat L. Dari plat nomornya keliatan kalau penumpangnya pasti orang Surabaya. Sementara dari arah yang nggak jelas tampak iring2an pasukan paling tekun golek teken tapi nggak tekan2, kalah gesit dengan pasukan yang datang dari Timur, yang memang dilandasi semangat juang tinggi demi jumpa Si Bening.

Singkat cerita, sampailah kedua pasukan tadi di Km. 54.400.
Tapi betapa kecewanya mereka berdua, karena tak dapatkan apa yg sudah dibayangkannya. Wanita cantik yang ingin ditolongnya itu sudah aman tentram di Perpustakaan Tjap Koepoe, baca2 novel sembari menikmati suara merdu dari Jason Mars idolanya.

Rupanya tanpa buang waktu Tim Penyelamat Tjap Koepoe telah bergerak cepat dalam menyelamatkan Si Bening.

Maka keadaan jadi berbalik.
Di Kilometer 54.400 itu kini terdampar dua lelaki dalam kondisi bingung feat linglung.
Beruntung tak berapa lama datang Si Hari Potter Mulya yang menyapa dengan sapaan yang singkat tapi nggak jelas: “Hmmm…“.

Tamat setamat2nya

MAKLUMAT SINGKAT

Novel Trikolom ini diterbitkan berdasar Surat Kesepahaman No.04/K/IV/2010 tertanggal 17 Maret 2010 dan telah disetujui untuk ditayangkan di Koran Tjap Koepoe Biroe. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya cerita ini, khususnya kepada Tritunggal pemeran utama maupun para figuran. Honor sudah bisa diambil di bagian Tata Usaha. Jika dalam waktu 2×45 menit HR tidak diambil, maka saya nyatakan hangus.


mohon maaf bila bahasanya tak bisa tertata seperti milik Nakja™, alurnya tak bisa lancar
kayak tulisan Guskar™ dan gayanya tak semelankolik ala PakDhe Cholik™
© 2010-tjap koepoe™


Stop Press :
Mohon kewaspadaan pengguna jalan di Km. 54.400, karena salah satu dari tiga pria yang terdampar di sana ternyata membawa senjata api. Belum jelas pria mana yang pegang senjata, tapi nampak betapa geramnya dia, sampai2 plang kilometer tanpa dosa itu jadi sasaran pelampiasan kemarahannya. Lihatlah lobang bekas tembakannya.
Bagi pembaca setia Koran Tjap Koepe, nantikan kisah selanjutnya hanya di koran ini. Segala kemungkinan bisa terjadi !!.

~ Grazie ~
Categories: Anti Biasa
  1. March 20th, 2010 at 08:10 | #1

    Bunda juga ternyata jadi member Tjap Koepoe Mannia kayak Vyan…

    [Reply]

  2. March 20th, 2010 at 08:12 | #2

    Tambah kang Yayat.. lebih seru lagi deh. Dari Surabaya ke KM 54.400 antara tank baja sama MTB cepet mana?
    [ngakak] [ngakak]

    [Reply]

  3. March 20th, 2010 at 08:19 | #3

    benar-benar tak terduga….sukses Pak

    [Reply]

  4. ofaragilboy
    March 20th, 2010 at 08:37 | #4

    wah pak ins makin kreatif ajah,,,…

    salut ga da hbisnya….
    pak ins ke fatamorbana di tunggu ya?

    [Reply]

  5. ofaragilboy
    March 20th, 2010 at 08:39 | #5

    pak ins, PR lom ketemu rumusnya………. pusing … :((
    tapi lagi dicoba lagi…….

    maaf ya…????

    [Reply]

  6. jumialely
    March 20th, 2010 at 09:18 | #6

    Turut berdoa buat koran cap kopoe 😀

    [Reply]

  7. nakjaDimande
    March 20th, 2010 at 10:54 | #7

    aku sedang asyik ngobrol ngalor ngidul sama Mas Sumardionta saat mendapat berita bahwa terjadi kerusuhan di KM 54.400

    [Reply]

  8. ndop
    March 20th, 2010 at 15:05 | #8

    korane kuwi didol piroan pak?

    [Reply]

  9. Kakaakin
    March 20th, 2010 at 16:00 | #9

    hahahaha…. 🙂
    Siapa itu yang membawa senjata :mrgreen:
    Dan sepertinya sendal jepitnya sudah hilang diambil pemulung yang sedang lewat 🙂

    [Reply]

  10. March 20th, 2010 at 17:49 | #10

    Wah, kasihan si Mbakyu yang tersesat di KM 54.000 itu.
    Btw, KM 54 itu mananya alas roban ya, Pak? 😀

    Kreatif abis, Pak! Ngakak terus saya bacanya…

    [Reply]

  11. Rozy
    March 21st, 2010 at 10:17 | #11

    lama tak berkunjung kesini makin kreatif aja nih pak mar
    salut pak atas kreasinya 🙂

    [Reply]

  12. April 3rd, 2010 at 13:41 | #12

    aku terlambat baca korannya,tapi nda papa,masih bisa kebaca..

    asli unik ban9ed,lucuuu.. 🙂

    [Reply]

  13. April 3rd, 2010 at 13:42 | #13

    balik la9i he he

    Km.54 itu jadi fenomenaaaaal yaaaaa..
    hi hi

    [Reply]

  14. mobil keluarga ideal
    January 15th, 2011 at 23:36 | #14

    kereen, ehheh ada upin ipinx jugaa 😀


    Makasih…

    [Reply]

  15. naya elbetawi
    February 29th, 2012 at 13:50 | #15

    weww… ada ayang Jason Mars 😀 di tunggu kilometer2 selanjutnyaaa…


    Itu saya tulis 2 tahun lalu Mbak…
    Setelah itu nggak pernah nulis yg gitu2 lagi 😀

    [Reply]

  16. February 29th, 2012 at 14:04 | #16

    Klarifikasi pak : Jason mars itu tulisannya “Jason Mraz” lho pak… jadi agak2 jauh… 😀


    Kalo yg Jason Mraz malah nggak disukai Si Bening Mas…
    Dia maunya Jason Mars 😀

    [Reply]

  17. February 29th, 2012 at 15:20 | #17

    hadoooh.. ngakak gulang-guling bin bengka weteng mode on ini, Pak Mars.
    btw, itu foto jaman muda ya Pak (Jason) Mars(udiyanto)? :mrgreen: 😆


    Itu foto saat pertama kali pindah ke Indonesia Mbak

    [Reply]

  18. February 29th, 2012 at 16:29 | #18

    gegulingan ngakak2 saya pak mars.. huih tampilannya kayak koran beneran


    Itu cerita jaman dulu Mbak, tentang Kak Adel Bukitinggi, PakDhe Cholik dan Kyaine.

    [Reply]

  19. February 29th, 2012 at 17:07 | #19

    pasti ada sambungan ceritanya ya pak … 😀


    Lagi disusun Mbak

    [Reply]

  20. February 29th, 2012 at 17:50 | #20

    benar-benar anti biasa pak, menuju KM SA dipandu GPS dari Jurnalnya uni Evi.


    Itu kisahnya Kak Adel Mbak

    [Reply]

  21. February 29th, 2012 at 17:51 | #21

    Huahahha …
    Yang tidak tau ujung pangkalnya pasti rada bingung bacanya …

    ada banyak kode-kode disini …

    salam saya Pak Mars
    (ternyata saya belon komen disini toh …)


    Kalau pengunjung baru pasti nggak paham kisah ini Om

    [Reply]

  22. February 29th, 2012 at 19:48 | #22

    Wah.. cerita lama yang masih gres nih..
    keknya saya melewati tulisan ini..
    Ini benara-benar tulisan khas Pak Mars.. Mantap 🙂

    Sampaikan salam saya sama Jason Mars ya Pak, haha.. 😀


    Cerita jaman dulu, cerita tentang Kak Adel, PakDhe dan Kyaine 😀

    [Reply]

  23. Erwin
    February 29th, 2012 at 21:07 | #23

    pak, bagi tutornya dong….. :mrgreen:


    Kan pernah saya tulis 😀

    [Reply]

  24. February 29th, 2012 at 22:21 | #24

    gkgkgkg…………jd pgn beli koran tjap koepoe.


    Akan terbit secara berkala dan gratis Mbak

    [Reply]

  25. March 1st, 2012 at 05:48 | #25

    bukan saya lho yang membawa senjata karena saya tak pernah mengeluarkan senjata di sembarang tempat.
    Mantap mas

    Salam hangat dari Surabaya


    Makasih Dhe

    [Reply]

  26. Evi
    March 1st, 2012 at 06:14 | #26

    Hahaha..Pernah mengalami kerusakan di KM 54 ya Pak Mars? Improvisasi ceritanya keren lho Pak, dari berbagai aliran, akhirnya terdampat di KM 54. Ada apa dengan KM 54? Sangat mengundang tanya 🙂


    Bukan kerusakan tapi tersesat Mbak…
    Yg tersesat bukan saya tapi Kak Adel Bukik

    [Reply]

  27. ririe Khayan
    March 1st, 2012 at 14:42 | #27

    Kok Plangnya belum di betulin? MOdel postingan gaya baru lagi ya Pak MArs? Dari 3 kolom itu yg bening banget JAson Mars lho? hehehe


    Suaranya juga bening…

    [Reply]

  28. March 1st, 2012 at 14:54 | #28

    Heee kalau model ini belum ada yang mengalahkan…sudah keliling nyari belum ada yang melawan kepakan sayap si Koepoe Biroe


    Segera terbit cerita berikutnya Bli

    [Reply]

Comment pages
1 2 4348
  1. March 20th, 2010 at 11:34 | #1
  2. November 20th, 2010 at 10:46 | #2

silakan buka katalog untuk melihat postingan lainnya
~ terima kasih ~