Tukar Link

Jaman awal ngeblog sekitar 6 tahun lalu, salah satu ritual yang berasa wajib dilakukan adalah ajakan tukar link. Ada kepuasan tersendiri manakala link kita terpasang di blog lain. Meski sekarang sudah mulai jarang, tapi tak ada salahnya kita mengenang masa itu.

Banyak cara yang dilakukan orang untuk ajakan tukar link, mulai dari menulis permintaan resmi melalui komentar di blog yang dikunjungi, memasang kode banner yang bisa dicopy paste atau juga menggunakan widget otomatis yang lebih praktis.

Sebagai blogger pemula, kala itu saya juga melakukannya pada blog pertama saya. Cara yang saya gunakan adalah memasang kode link banner seperti ini.

Seiring perjalanan waktu, sekarang hampir tak terlihat lagi. Segala sesuatu memang ada masanya. Tapi saya masih memasang link sahabat di sidebar dalam bentuk blogroll.

Apakah sahabat ada yang ingat atau punya pengalaman tentang masa2 itu?

22 thoughts on “Tukar Link

  1. dulu di LJ ada daftar link sahabat juga… tapi krn admin gak telaten memperbaharui daftar blog sahabat, akhirnya dihapus saja.

    met akhir pekan buat mbahKung sekeluarga.. πŸ™‚

    Kalau punya Kak Adel saya pasang di sidebar Ngai

    [Reply]

  2. Pak pasang linkku dong, tapi gak pake tukeran yak πŸ˜›

    Kan sudah saya pasang di sidebar dengan judul LINK-LINK

    [Reply]

  3. itu jaman saya pas baru mengenal ngeblok pak mars. Sekitar tahun 2009-2010 marak banget. Malah ada yang pakai javscript segala. Sayangnya banyak yang tumbang ditengah perjalanan mengurus blog.

    Rasanya senang ketika banner kita terpasang di blognya orang

    [Reply]

  4. jaman pertama kali kenal blog pak. Tahun 2009 sampai 2010 marak sekali.

    Iya Mas…
    Hampir semua blogger pada bikin mini banner

    [Reply]

  5. Saya yakin kalo memang merasa sudah teman, link kita bakal ditaruh kok di blognya
    Sempet ijin gtu juga tapi gak tukar link bahasanya
    Misalnya: “Link blognya aq taruh di blog ku ya”
    Ini istilahnya ngrayu alus hahaha

    Akhirnya bisa kesini lagi Pak Mars πŸ™‚

    Alhamdulillah blog saya bisa dibuka dari Semarang πŸ˜€

    [Reply]

  6. aku dulu juga.

    btw, katanya google sekarang gak suka blogrol di home. Jadi para blogger pada menempatkan blogroll di halaman tersendiri. Punyaku belum tak pindah. Masih galau hah

    Karena saya nggak pernah mikir Google, maka saya juga masih memasangnya di Sidebar

    [Reply]

  7. Tuker Link lewat comment PakDhe Om…tapi PakDhe Om ada di blogroll Hani lho…
    He he he
    Lama tak BW, salam kangen dari Bali….

    Saya juga sudah beberapa saat ini (sepeninggal Ibuk saya) nggak BW juga Mbak…
    Tapi link pendarbintang pastinya ada di blogroll LINK-LINK yang ada di sidebar kanan itu πŸ˜€

    [Reply]

  8. ya dulu sering kaya gitu, saya biasanya minta langsung lewat koment trus ntar saya pasang link yang punya blog

    Semua yang pernah komen disini linknya biasanya saya pasang di blogroll Mas

    [Reply]

  9. Iya Pak, saya ngeblog tahun 2009 masih ada tuker link dan tuker banner. Jika banner kita terpasang di blog lain, rasanya sangat me’marem’kan

    Bener Pak.
    Kalau banner kita terpasang rasanya marem banget πŸ˜€

    [Reply]

  10. Kalo blognya panjenengan malah kupasang di sidebar iya, di laman sahabat iya…kalo blogku dipasang disini enggak ya pak? ​​​​HΙ‘Π½Ι‘Π½Ι‘ΒΊΒ°ΛšΛšΛšΒ°ΒΊ

    Pastinya ada.
    Silakan cek di sidebar itu πŸ˜€

    [Reply]

  11. saya inget pak rasana kalau link dipasang di blog yang PR nya tinggi itu keren πŸ™‚ tapi skr kayanya sudah tidak berlaku lagi ya

    Saat ini masih ada tapi amat sedikit Mbak

    [Reply]

  12. Ada juga blogger yang sangat ekstrim dalam memilih linknya, kalau nggak setema mereka nggak mau ngelink. Itu memang bagus kaitannnya dengan traffic, tapi untuk pertemanan mungkin kurang bagus.

    Kalau saya, semua yang pernah komen di blog ini langsung saya masukkan glogroll Mas.
    Termasuk punyak Mas Amin juga πŸ˜€

    [Reply]

  13. aku blogger baru, jadi baru tau & make blogroll B-)
    salam kenal mas

    Salam kenal kembali Mas…
    Kartunnya bagus lho

    [Reply]

  14. Saya malah nggak memasang link…rasanya tidak adil kalau hanya teman tertentu yang di pasang. Di satu sisi, saya agak gaptek, sehingga tak bisa menambahkan nama teman-teman di link….risikonya saya sulit mencari link teman yang lama tak berkunjung.

    Link teman2 saya tulis di Excel Bu, lalu saya copas dalam blog πŸ˜€

    [Reply]

  15. Ya …
    saya ingat itu …
    waktu itu saya pakai RSS dan dipasang di widget di samping …
    kalau tidak salah

    hehehe

    salam saya Pak Mars

    Jaman dulu marak sekali Om. Hari2 diisi dengan tukar link

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *