Widget Visibility WordPress

Meski sudah punya blog di blogspot maupun blog dengan self hosting, seorang tukang ngeblog biasanya juga punya blog berbasis wordpress.com karena mudah dibuat, gratis dan powerfull.

Pada tutorial sebelumnya sudah kami uraikan tentang bagaimana mengelola widget pada blog berbasis blogspot dan wordpress self hosting. Untuk melengkapi tulisan tersebut saya akan menambahkan cara mengelola widget pada wordpress.com menggunakan widget visibility.

Apa pentingnya mengelola widget pada blog?
Ini amat penting bagi mereka yang hoby pasang banyak widget di sidebar. Jika semua widget muncul disaat yang sama, tampilan blog jadi panjang ke bawah dan loadingnya pasti lama. Pengunjung tidak sabar lalu pergi. Itulah pentingnya pengelolaan. Bukan mengurangi tapi mengatur.

Kembali ke topik.
Widget visibility adalah fitur untuk mengatur tampil tidaknya suatu widget di sidebar blog berplatform WordPress. Fitur ini diluncurkan bersamaan dengan peluncuran WordPress versi 3.6. Dengan widget visibility kita bisa memunculkan atau menyembunyikan widget pada kondisi tertentu.

vis-00-OptimizedPerhatikan gambar sebelah kiri.

Setelah login dan masuk ke menu widget, maka di bawah tiap widget akan tampak tombol bernama Visibility yang terletak di sebelah kiri tombol Save.

Tombol itulah yang dinamakan dengan widget visibility. Setelah kita klick, maka akan muncul pilihan yang bisa diatur sesuai keperluan.

Berikut adalah tampilan setelah tombol Visibility di klick. Ada pilihan show/hide, ada select, ada delete dan ada add.
vis-02-Optimized
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan pilihan show atau hide. Jika widget akan dimunculkan, pilih show dan jika disembunyikan pilih hide. Setelah itu tentukan syarat berikutnya, widget akan dimunculkan (atau disembunyikan) pada kondisi apa.
vis-01-Optimized

memunculkan widget hanya pada single post
(saat sebuah postingan dibuka)
vis-03-Optimized

menyembunyikan widget dari front page (beranda)
Jika persyaratannya lebih dari satu, maka kita bisa menambahnya dengan menekan tombol add. Secara otomatis akan muncul kotak pilihan untuk persyaratan kedua. Lihat contoh berikut.
vis-05-Optimized

memunculkan widget hanya pada halaman
about me dan download saja
Setelah semua pengaturan selesai dilakukan, jangan lupa menyimpan widgetnya dengan cara klick tombol save. Jika lupa menyimpan, maka sia-sialah pekerjaan kita.

Selamat mencoba fitur Widget Visibility, semoga tetap semangat.

17 thoughts on “Widget Visibility WordPress

  1. terima kasih share ilmunya Pak Mars, bakal membantu banget,suatu saat kalau saya pengen bikin blog di wordpress

    mengenai blog yang rame widget ini itu dan loadingnya lama, sangat tidak nyaman, terutama bagi warga yang tinggal di pelosok seperti kami, yang minim sinyal…

    Sama2 Mbak.
    Benar juga, blog yg kebanyakan widget loadingnya lama banget

    [Reply]

  2. keren banget pak, kalo di blogspot cara yang seperti ini diperlukan edit html terutama pada CSS nya, yang memang tak begitu mudah 😀 makin mantap za wordpress

    Iya mas.
    Masing2 platform punya kelebihan & kekurangan

    [Reply]

  3. Boleh dicoba di blog yang satunya, sudah lama nggak buka wp.com pak.

    *script bentangkan gimana pak, sudah ketemu belum koleksiannya?

    Selamat mencoba Mas.
    Script yang itu lupa nyimpannya dimana 😀

    [Reply]

  4. trimakasih pak mars ilmunya..kl skrg daku gak punya blog wp..tp suatu saat kalo jadi bikin blog wp bisa ngintip disini 😀

    Perlu dicoba bikin blog wordpress Mbak

    [Reply]

  5. Pak mars, cara bikin iklan-iklanan kayak pak mars itu gimana?
    Terutama yang berubah dari bawah ke atas itu lho…

    Nanti kapan2 saya bikin tutorialnya Mas

    [Reply]

  6. Widgetku entah dari tahun berapa ya cuma itu-itu saja. Belum sempat diurusin, hehehee

    Kalau blog self hosting lebih leluasa lagi Mas.
    Yg ini untuk wordpress gratisan

    [Reply]

  7. Oh wordpress yg baru ada ininya toh. Aku baru tau. Eh ini self hosting juga khan? Ke tekape ah. Kayaknya ini asyik beudh

    Hehehehehe
    Kalo yg self hosting nggak ada ini….

    [Reply]

  8. Matur nuwun ilmunya, Pak Mars.
    Blog wordpress saya sampai hari ini masih terbengkelai. hiks..hiks…

    Bisa dicoba Bi…

    [Reply]

  9. Kapan@ tak nyobi blog WP, tapi kapan yo, Pak? Lha wong blo siji ae keter… hehe.
    Assalamu’alaikum, Pak Mars. Salam sungkem saking Semarang. 🙂

    Waalaikum salam Mas…
    Salam kembali dari Kendal 😀

    [Reply]

  10. Aku gak punya blog wordpress Pak Mars… jadi untuk sementara aku numpang baca dulu aja deh

    Kan bikinnya mudah Mbak…
    Nggak ada ruginya bikin satu blog lagi

    [Reply]

  11. WordPress emang paling penak menurut saya, Om 😛 Yang lain-lain itu susyaaahh bangget…

    (halah, emang dasare gaptek :mrgreen: )

    Terutama dalam hal balas komen, wordpress paling luwes Mbak

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *