Winners, Whiners dan Wieners

Tak ada yang tak suka jadi Winners atau Pemenang.
Entah menang lomba, menang tender, menang taruhan, menang lelang, menang bicara, menang melawan hawa nafsu, menang suara, menang pemilu, menang perkara dan menang yang lain.

Tapi faktanya, sebagian besar kita adalah Whiners atau Tukang Ngeluh.
Mengeluhkan harga yang pada naik, ngeluh kehabisan ide, ngeluh capek, ngeluh kena virus, ngeluh koneksi internet lambat, ngeluh tanggal tua, ngeluh hujan, ngeluh panas dan sejuta keluhan lainnya. Banyak pekerjaan ngeluh, tapi tak punya pekerjaan juga ngeluh”.

Parahnya lagi sebagian besar kita juga Wieners atau Pemalas.
Malas olahraga, malas kontrol kesehatan, malas mandi, malas baca buku, malas update blog, malas buka email, malas BW, malas kerjakan tugas, malas kuliah, malas belajar, malas potong rambut, malas bangun pagi, malas mengakui kemalasannya dan sejuta malas yang lain.

Secara guyonan, jika diambil sampel 10 orang secara acak, maka 9 diantaranya itu kalau nggak Whiners ya Wieners, sementara yang 1 kalau nggak Winners yang Whiners ya Winners yang Wieners.

Semoga kita semua menjadi Winners Sejati !. Bukan Winners yang Whiners bukan pula Winners yang Wieners.

71 thoughts on “Winners, Whiners dan Wieners

  1. Yang malas biasanya kok yang nyaur ya PakDhe…
    Tapi yang nagih sudah capek, yang ditagih nggak pernah capek.

    [Reply]

  2. Semoga kita bukan menjadi manusia pandai mengeluh
    Amin 🙂

    [Reply]

    Mars Reply:

    Sayangnya kita dikelilingi orang yg suka mengeluh…

    [Reply]

  3. Selalu menarik ulasannya … doa di kalimat yang paling bawah semoga saja saya pun bisa demikian. Idealnya begitu kali pak he he.
    Trims 🙂

    [Reply]

  4. ketoke kuwi isih sedulur karo Winarsih, tonggoku

    [Reply]

    Mars Reply:

    Kuwi Winaryosih Artis Sinetron…

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *